Breaking News:

Terkini Daerah

Berdalih Kesepian dan Kedinginan saat Malam, Duda Ini Tega Rudapaksa Anaknya hingga Hamil 7 Bulan

Seorang ayah asal Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, JT (60), tega merudapaksa anak kandungnya yang masih berusia 17 tahun.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi - Seorang ayah asal Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, JT (60), tega merudapaksa anak kandungnya yang masih berusia 17 tahun. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang ayah asal Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, JT (60), tega merudapaksa anak kandungnya yang masih berusia 17 tahun.

Dilansir TribunWow.com, kini korban bahkan sampai hamil tujuh bulan.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto mengatakan JT memiliki empat anak hasil pernikahannya dengan sang istri yang menjadi tenaga kerja wanita (TKW).

Sayangnya, rumah tangga JT dan sang istri berujung perceraian.

Setelah bercerai dengan sang istri, JT lantas tinggal bersama dua di antara empat anaknya.

"Salah satu anak kandungnya berstatus pelajar dan menginjak usia remaja," ujar Supriyanto, dikutip dari SURYA.co.id, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Dijanjikan Dikirim ke Timur Tengah, Remaja 17 Tahun Ini Malah Disekap lalu Dirudapaksa hingga Hamil

Baca juga: Tak Mau Lihat Ibu Sakit, Siswi SMP Pasrah Bertahun-tahun Dirudapaksa Ayah Tiri, Begini Ceritanya

Di rumah tersebut, Supriyanto menyebut JT kerap kesepian semejak bercerai.

Hingga pada suatu malam yang dingin, Supriyanto nekat merudapaksa anak kandungnya.

Perbuatan bejat itu diduga dilakukan JT berkali-kali hingga kini anak kandungnya hamil tujuh bulan.

Kehamilan korban pertama kali diketahui SR (31), kakaknya.

Saat itu, korban mendadak sakit dan mengadu sudah telat menstruasi pada sang kakak, Februari 2021 lalu.

"Saat itu, kakak korban pulang begitu dikabari jika sakit."

"Ketika ditanya, korban mengaku sakit lambung dan terlambat menstruasi,” sambungnya.

SR lantas memberitahukan kabar tersebut pada bibinya.

Sang bibi kemudian berinisiatif membeli alat tes kehamilan.

Dan benar, ternyata saat itu korban sudah berbadan dua.

“Ketika ditanya, waktu itu korban tidak mengaku siapa yang menabur benih di rahimnya," beber Supriyanto.

"Baru beberapa hari lalu korban mengaku bahwa ayahnya sendiri yang menghamilinya."

Setelah berunding, keluarga sepakat melaporkan JT ke polisi.

Korban merupakan anak ketiga JT dan sang mantan istri.

Baca juga: Ayah Kandung Tega Rudapaksa Anak Perempuannya di Wisma, Modusnya Ingin Pastikan Keperawanan

Baca juga: Tak Puas 4 Kali Nikah, Pria Ini Rudapaksa Anak Kandung yang Diisukan Tak Perawan, Begini Ceritanya

Tak berselang lama, JT pun ditangkap.

Di hadapan polisi, ia mengakui perbuatan bejatnya.

Selama menjadi duda, JT menyebut kerap merasa kedinginan saat malam sehingga merudapaksa anaknya.

"Apalagi pelaku tidak bisa membendung hasratnya."

"Korban langsung dirayu dan diancam agar mau menuruti kemauannya."

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Nikolas Bagas Yudhi menyebut JT selalu mengancam korban agar bersedia menuruti nafsunya.  (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari SURYA.co.id dengan judul Berdalih Sering Kedinginan Sejak Bercerai, Duda Asal Nganjuk Ini Nekat Nodai Anaknya Sampai Hamil, dan Suryamalang.com dengan judul Berdalih Kesepian dan Kedinginan, Pria di Nganjuk Gauli Anak Kandung Hingga Hamil 7 Bulan

Tags:
Ayah Rudapaksa AnakrudapaksaNganjukJawa Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved