Terkini Daerah
Tak Mau Lihat Ibu Sakit, Siswi SMP Pasrah Bertahun-tahun Dirudapaksa Ayah Tiri, Begini Ceritanya
Seorang ayah asal Tambora, Jakarta Barat, AS (49) diringkus polisi seusai berkali-kali merudapaksa anak tirinya, STA, yang masih berusia 15 tahun.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seorang ayah asal Tambora, Jakarta Barat, AS (49) diringkus polisi seusai berkali-kali merudapaksa anak tirinya, STA, yang masih berusia 15 tahun.
Dilansir TribunWow.com, AS diringkus seusai dilaporkan ayah kandung korban ke Polres Metro Jakarta Barat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menyebut korban dirudapaksa sejak masih duduk di bangku kelas satu SMP.
Selama dua tahun korban dirudapaksa sang ayah tiri dan tak menceritakan kejadian itu kepada siapa pun.
Baca juga: Ayah Kandung Tega Rudapaksa Anak Perempuannya di Wisma, Modusnya Ingin Pastikan Keperawanan
Baca juga: Tak Puas 4 Kali Nikah, Pria Ini Rudapaksa Anak Kandung yang Diisukan Tak Perawan, Begini Ceritanya
Korban mengaku tak berani melaporkan perbuatan ayah tirinya karena diancam ibu kandungnya akan dibuat sakit.
"Perkembangan akan kita sampaikan nanti pada saat konferensi pers," kata Joko, dikutip dari TribunJakarta.com, Sabtu (17/7/2021).
Kepada polisi, korban mengaku selalu diancam ayah tirinya jika tak mau dirudapaksa.
Tak kuat lama memendam trauma psikologis, korban akhirnya menceritakan kejadian pilu yang menimpanya pada sang ayah kandung.
Tak terima anaknya bertahun-tahun dirudapaksa, R (42) lantas melaporkan AS ke polisi.
R menyebut anak kandungnya sudah tiga tahun hidup bersama ibu kandung dan ayah tiri.
Baca juga: Janda Muda Dirudapaksa lalu Dibunuh, 1 dari 5 Pelaku Sempat Ikut Evakuasi Mayat Korban di Sungai
Baca juga: Dirampok dan Dianiaya 5 Pria Bertopeng, Suami Diikat lalu Istri Dirudapaksa, Begini Kronologinya
"Kemarin di rumah saya dia cerita sama istri saya atau Ibu tirinya bahwa dia sudah dinodai atau disetubuhi sama ayah tirinya," terang R.
"Jadi pertama kali disetubuhi sekitar umur 13 tahun pas anak saya kelas 1 SMP."
"Tapi dia takut cerita karena dia diancam sama ayah tirinya kalau sampai dia ngomong nanti ibunya sakit," tandasnya.
Sementara itu, Kanit PPA Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Reliana Sitompul membenarkan adanya kejadian itu.
Hingga kini, kata dia, polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.