Breaking News:

Virus Corona

Bantah Tuduhan Manipulasi Data Kematian akibat Covid-19 di Jatim, Khofifah: Insyallah Paling Sinkron

Gubernur Khofifah membantah tudingan adanya manipulasi data kematian karena Covid-19 di Jawa Timur.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribun Jatim/ Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawacara di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (18/6/2021). Terbaru, Khofifah membantah adanya manipulasi data kematian karena Covid-19 di Jawa Timur, Rabu (28/7/2021). 

Sebelumnya, pada foto IGD RSUD Dr. Soetomo yang viral dipenuhi jenazah, kabar tersebut dikonfirmasi oleh Direktur RSUD dr Soetomo, dr. Joni Wahyuhadi SpBS (k).

Dokter Joni menyebut, foto itu diambil pada Rabu (1/7/2021).

Dikatakannya jenazah itu menunggu proses protokol pemulasaraan jenazah Covid memakan waktu 1,5 hingga dua jam per jenazah.

"Iya (gambar kondisi IGD), progres penyakitnya cepat sekali, datang sudah dalam kondisi desaturasi," ujar dr. Joni, Kamis (1/7/2021).

"Bahkan ada yang meninggal di ambulans, kemarin sehari meninggal 27. Mohon masyarakat disiplin protokol kesehatan," sambungnya.

Joni mengungkapkan kondisi ini tidak terjadi setiap harinya. Hanya pada Rabu (1/7/2021), banyak pasien datang dalam kondisi parah.

"Iya, 27 yang meninggal itu total dengan yang dirawat di ruang isolasi. Tidak pernah seperti itu tahun lalu," urainya.

(TribunWow.com/Rilo/Anung)

Baca artikel lain terkait

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Khofifah Indar ParawansaVirus CoronaCovid-19Jawa TimurMata NajwaSurabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved