Breaking News:

Terkini Daerah

Polisi Ungkap Kasus Mayat Dalam Karung di Aceh, Pelaku Ternyata Anak Buah Korban yang Sakit Hati

Pelaku kasus mayat dalam karung yang tenggelam di Aceh adalah ZW yang tega menghabisi bosnya sendiri dengan cara sadis karena sakit hati.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro SH, SIK, MH, didampingi Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK, saat merilis kasus pembunuhan berencana dan perampokan terhadap toke butut (barang bekas), Ridhwan, warga Gampong Sungai Paoh, Kecamatan Langsa Barat yang berhasil diringkus, pada Sabtu (24/7/2021). Pelaku berinisial ZW mengaku nekat membunuh korban karena sakit hati sering dimarahi, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan mayat dalam karung yang ditemukan di Sungai Desa Jengki, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Sebelumnya telah terungkap, korban adalah Ridhwan (53) yang ditemukan dalam kondisi penuh luka tikam dan leher terjerat pada pada Selasa (20/7/2021) lalu.

Pelaku utama pembunuhan sadis tersebut adalah ZW, pria berusia 25 tahun yang tidak lain adalah anak buah korban.

Baca juga: Terungkap Misteri Mayat Dalam Karung di Aceh, Pelaku Beri Batu agar Karung Tenggelam, Ini Motifnya

ZW diketahui bekerja pada Ridhwan di sebuah usaha jual beli barang bekas di Jalan Malikul Adil, Dusun Satria, Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat.

ZW berhasil diringkus di rumahnya, Dusun Rukun, Kampung Dalam, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, pada Sabtu (24/7/2021) pagi.

Pengungkapan kasus pembunuhan tersebut disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro SH SIK MH, didampingi Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK dalam konfrensi pers di halaman Mapolres Langsa, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: 5 Fakta Kasus Mayat dalam Karung di Aceh, Pelaku Ternyata Pekerja Korban, Sakit Hati Sering Dimarahi

Sakit Hati kerena Sering Dicaci Maki

Motif pembunuhan yang dilakukan ZW rupanya karena dendam kesumat yang dipendamnya.

ZW mengaku sakit hati kepada Ridhwan karena sering dicaci maki hingga dipukul selama bekerja dengan korban.

"Tersangka ZW mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati (dendam) akibat sering dimarahi dengan kata-kata kasar dan dipukul selama ia bekerja bersama korban," kata Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro dikutip dari Serambinews.com

Dendam ZW memuncak hingga akhirnya nekat menikam perut korban dengan pisau sebaanyak dua kali pada Jumat (16/7/2021).

Aksi sadis tersebut dilakukan ketika korban tengah terlelap di ruang tamu rumahnya.

Sebelum meregang nyawa, korban sempat menanyakan alasan ZW tega menikamnya.

Kapolres mengatakan, ZW sempat mengaku kepada korban bila aksi tersebut adalah balas dendam karena sakit hati dialaminya.

“Pelaku ZW menjawab kepada korban, ‘Inilah balasan atas perbuatanmu padaku’," ucap Kapolres Langsa.

Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Dalam Karung di Aceh, Polisi Temukan Darah di Rumah Korban, Begini Katanya

ZW Sempat Menggasak Harta Korban

Kasat Reskrim Polres Langsa, AKP Aried Sukmo Wibowo mengatakan pembunuhan sadis itu dipicu aksi perampokan yang dilakukan pelaku.

ZW ditangkap di rumahnya di Desa Kampung Dalam, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (23/7/2021) lalu.

“Pelaku masuk ke rumah korban untuk mencuri harta bendanya. Namun, korban berada di rumah," terang Arief, dikutip dari Kompas.com, Minggu (25/7/2021).

"Pelaku ini pekerja, korban ini bosnya. Maka terjadilah pembunuhan itu."

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved