Persib Bandung
Ini Cara Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Berkontribusi dalam Melawan Covid-19 di Indonesia
Pelatih Persib Bandung ingn berkontribusi bagi Indonesia dengan cara tidak keluar rumah, karena pandemi Covid-19 dan adanya PPKM.
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Sebelumnya Robert Alberts curhat tentang dirinya yang kesulitan menangani skuad Persib Bandung selama PPKM.
Kesulitan pelatih Persib Bandung itu diperparah dengan diperpanjangnya masa PPKM hingga Minggu (25/7/2021).
Selama PPKM berlangsung Robert meliburkan skuad Persib Bandung dari latihan bersama mulai 3-20 Juli.
Baca juga: Sejarah Persib Bandung 25 Juli 2009: Menang Telak atas Perkesit Cianjur, Siapa Saja yang Cetak Gol?
Sebagai gantinya skuad Persib Bandung menjalani latihan dari rumah masing-masing, untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Pelatih asal Belanda itu mengaku kesulitan mengawasi latihan skuad Persib Bandung selama PPKM.
Sebenarnya Robert telah melakukan pemantauan pada skuad Persib Bandung melalui jam tangan (smartwatch) yang menghasilkan denyut jantung, jarak tempuh, dan intensitasnya untuk setiap pemain.
Namun cara itu dinilai Robert kurang maksimal.
Satu-satunya cara yang dinilai pelatih berusia 66 tahun itu ampuh adalah latihan bersama di lapangan.
Akan tetapi Robert kesulitan menggunakan fasilitas latihan untuk skuad Persib Bandung selama diperpanjangnya masa PPKM.
"Tapi ketika PPKM diperpanjang, kami tidak bisa menggunakan fasilitas latihan. Kami belum tahu pasti (kondisi pemain) untuk saat ini. Kami memberitahu pemain bahwa latihan menjadi tanggung jawab mereka masing-masing," kata Robert Alberts, Kamis (22/7/2021) dilansir laman resmi Persib Bandung,
Hingga akhirnya Robert memutuskan untuk memperpanjang latihan mandiri di rumah.
Namun, latihan mandiri yang dilakukan skuad Persib sudah tak dipantau oleh Robert.
Pelatih asal Belanda itu percaya pada skuad Persib Bandung tetap menjalani latihan mandiri di rumah, meskipun tak diawasi.
Sebab sebagai pemain sepak bola profesional, kebutuhan akan latihan menjadi tanggung jawab mereka.
"Jadi pemain harus melanjutkan latihan individu mereka dan itu tergantung fasilitas yang ada di lingkungan masing-masing," tuntasnya.