Persib Bandung
Eks Persib Bandung Hilton Moreira Sering Tolak Tawaran untuk Main di Indonesia dan Brasil, Kenapa?
Eks Persib Bandung Hilton Moreira sering dapat tawaran untuk bermain di Indonesia dan Brazil, namun ia sering menolaknya.
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Rekarinta Vintoko
Alasannya karena Hilton masih kuat untuk bermain sepakbola, bahkan ia masih menjaga kondisi tubuhnya tetap prima dengan rajin berolahraga.
Untuk sekarang Hilton sudah siap bermain sepakbola, bahkan ia menunggu tawaran dari klub Indonesia kembali.
"Jadi masih banyak orang tanya kepada saya soal pensiun, saya jawab belum, saya belum pensiun, saya tetap latihan, karena saya kerja pagi sampai sore, sore saya tetap latihan juga untuk jaga kondisi saya, siapa tau ada tawaran lagi dan balik ke Indonesia sudah siap," tuntasnya.
Sebelumnya sejak 2020 Hilton Moreira kembali ke Brasil untuk menimba ilmu di bangku perkuliahan.
Hilton Moreira mengambil jurusan olahraga untuk mendapatkan lisensi kepelatihan.
Meskipun telah berusia 40 tahun, namun semangat untuk belajar dunia kepelatihan sangat besar.
Hal itu terbukti di mana ia menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk biaya kuliahnya.
Selain itu Hilton juga harus bersaing dengan sesama rekannya yang mengambil lisensi kepelatihan di Brasil.
Persaingan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan di Brasil dinilainya cukup ketat, karena banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendaftar di sana.
"Sekarang di Brasil lagi kuliah di salah satu universitas olahraga, saya mau siapkan buat masa depan saya, saya juga sedang mengambil lisensi kepelatihan di sini karena ambil lisensi pelatih di sini tidak gampang dan banyak orang mau ambil, apalagi mahal juga," kata Hilton, Jumat (23/7/2021) dilansir oleh Republik Bobotoh.
Di negaranya Hilton mengambi lisensi pelatih fisik.
Baca juga: Robert Beberkan Alasan Mengapa Dirinya Selalu Patok Target tiap Pertandingan untuk Persib Bandung
Sehingga ketika ia telah dinyatakan lulus dari kampusnya, maka Hilton akan masuk ke dalam bagian tim pelatih.
Akan tetapi pelatih fisik masih di bawah komando kepala pelatih.
Sebab pelatih utama sebuah tim, yakni kepala pelatih.
Seorang kepala pelatih membawahi beberapa pelatih, seperti asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih fisik.