Virus Corona
Bahaya Covid-19 saat Sudah Menyerang Paru-paru, Kenali 5 Gejalanya, Termasuk Batuk Terus-menerus
Covid-19 atau Virus Corona merupakan virus yang menyerang alat pernapasan.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Covid-19 atau Virus Corona merupakan virus yang menyerang alat pernapasan.
Maka dari itu, infeksi Covid-19 memiliki risiko bisa berakibat buruk pada paru-paru.
Umumnya gejala Covid-19 adalah demam tinggi, tenggorokan sakit, anosmia, hingga sesak napas.
Baca juga: Berikut 4 Fakta soal Covid-19 Varian Delta, Lebih Menarik Perhatian Dibanding Varian Baru Lambda
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Paru-paru untuk Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri
Seseorang yang terinfeksi virus corona akan merasakan tanda atau gejala khusus jika virus corona telah menyebar ke paru-paru.
Menurut dokter, jika virus corona sudah menyebar di paru-paru, kondisi pasien akan terlihat semakin parah.
Virus ini memang menyerang paru-paru sebagai target utama.
Itu sebabnya, gangguan paling menonjol pada pasien Covid-19 yakni gangguan pernapasan.
Lambat laun, penurunan fungsi paru-paru sering kali menjadi masalah yang terkait dengan Covid-19 dan dapat berlangsung lama.
Bila tak ditangani, Covid-19 bisa menyebabkan kematian.
Lantas, tanda apa saja yang harus diwaspadai?
Berikut 5 tanda peringatan yang harus diperhatikan saat virus Corona sudah masuk ke paru-paru:
1. Batuk terus menerus
Virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 diketahui berkembang biak di lapisan dada dan menyebabkan serangan batuk yang parah.
Batuk kering tidak hanya merupakan tanda khas Covid-19.
Perlu diperhatikan, jika Anda mengalami batuk terus-menerus yang tidak kunjung membaik bahkan dalam 2-3 minggu setelah serangan infeksi awal, itu mungkin merupakan tanda komplikasi paru-paru dengan Covid-19.
Selain itu, batuk yang keras dan terus menerus juga bisa menjadi tanda Covid-19 yang berkepanjangan.
Baca juga: Bisa Terjadi pada Pasien Gejala Ringan atau OTG, Kenali Pneunomia karena Covid-19
Baca juga: Berikut Beberapa Gejala Covid-19 yang Mungkin Tak Disadari, Termasuk Pilek
2. Mengalami sesak napas
Sesak napas atau dispnea adalah masalah yang biasanya terjadi jika ada infestasi atau gangguan fungsi paru-paru, yang membuat oksigen sulit masuk ke paru-paru.
Bagi orang dengan Covid-19, terutama mereka yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi, mengalami sesak napas, atau penurunan saturasi oksigen bisa menjadi hal yang umum.
Kondisi ini punya potensi berakibat fatal dalam waktu singkat.
Pasien yang mengalami sesak napas membutuhkan dukungan oksigen dan ventilasi serta menderita komplikasi dada.
Hal ini juga dapat menimbulkan masalah setelah pemulihan, karena pasien tersebut mungkin memerlukan bantuan dan dukungan tambahan untuk melanjutkan fungsi normal.
3. Mengalami nyeri dada, kesulitan bernapas
Dokter memperingatkan bahwa kesulitan bernapas, atau mengalami nyeri dada akut secara tiba-tiba mungkin merupakan tanda kerusakan paru-paru terkait Covid-19 yang parah, atau ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) yang merupakan tanda gagal paru-paru.
Baik itu tanda ringan atau fatal, ARDS dan komplikasi terkait mungkin merupakan tanda peradangan di paru-paru dan dapat menimbulkan dampak yang bertahan lama, seperti jaringan parut paru-paru.
Oleh karena itu, perhatian segera diperlukan.
Baca juga: Tidak Selalu Karena Covid-19, Ini Penyebab dan Cara Sederhana Mengatasi Hilangnya Penciuman
Baca juga: Kenali Gejala Long Covid-19, Berikut Tanda Awal dan Dampaknya bagi Pasien
4. Tanda-tanda infeksi lain mulai terlihat
Komplikasi paru-paru atau dada dapat memicu penyakit lain dan infeksi yang mematikan untuk datang.
Misalnya seperti sepsis, yang dapat terjadi ketika virus masuk ke aliran darah dan mulai menyerang jaringan sehat di tubuh, termasuk jantung dan paru-paru.
Sepsis juga dapat merusak sinkronisasi dan koordinasi antara berbagai organ, vital untuk fungsi kita dan membuatnya sangat sulit.
Dalam beberapa kasus yang parah, ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen juga.
Jika Anda mengalami gejala yang berhubungan dengan penurunan fungsi vital dan tidak melihat penurunan gejala lainnya, konsultasikan dengan spesialis.
Pasien berisiko tinggi juga harus terus memantau dan mengevaluasi parameter vital mereka.
5. Badai sitokin
Badai sitokin, yang merupakan tanda sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang organ dan sel sehat juga bisa menjadi tanda komplikasi pernapasan.
Ini terutama terjadi ketika pertahanan tubuh bekerja terlalu keras dalam menghilangkan virus dari organ, dan membuat tubuh rentan terhadap infeksi dan kerusakan lain, bersama dengan Covid-19.
Hal ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru yang bertahan lama dan fungsi yang terganggu, yang juga disebut superinfeksi. (Tribun-Timur)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur dengan judul Kenali 5 Tanda Virus Corona Telah Menyebar di Paru-paru, Dokter: Sudah Bahaya