Breaking News:

Lawan Covid19

Ajaran Baru 2021-2022, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Harus Ditunda, Ini Kata Kemendikbudristek

Rencana membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus kembali ditunda lantaran adanya lonjakan Covid-19.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi pembelajaran daring. Rencana membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus kembali ditunda lantaran adanya lonjakan Covid-19. 

"Hasilnya kira-kira 30 persen anak murid kita yang bisa melakukan pembelajaran daring dengan interaktif, yang lainnya masih belum," kata Jumeri dalam Dialog Profuktif di Kanal Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (22/7/2021).

Jumeri mengatakan pihaknya tetap terus mendorong pembelajaran tatap muka untuk segera dilakukan, dengan catatan pandemi Covid-19 mereda.

"Karena kesenjangan pembelajaran daring antara kota-desa, antara daerah terdepan dan terluar itu semakin nyata kesenjangannya," katanya.

Jika PJJ terus dipertahankan, kata Jumeri, maka hanya ada satu kelompok masyarakat yang diuntungkan.

"Nanti kelompok masyarakat yang memiliki perangkat dan akses yang memiliki kesempatan yang baik, sedangkan yang lain kurang baik," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami/Reza Deni)

Artikel ini telah tayang diTribunnews.comdengan judul PPKM Darurat, Kini Hanya Tersisa 4 Persen Sekolah yang Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka dan judul Hanya 30 Persen Anak Murid Bisa Mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh secara Interaktif

Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved