Breaking News:

Terkini Nasional

Sri Mulyani Ungkap Lambatnya Pemda Salurkan BLT Desa Rp 300 Ribu per Bulan: Kita Terus Mendorong

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap lambatnya Pemerintah Daerah (Pemda) menyalurkan BLT Desa. Ini alasannya.

YouTube Kompas TV
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap lambatnya Pemerintah Daerah (Pemda) menyalurkan BLT Desa. Ini alasannya. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap lambatnya Pemerintah Daerah (Pemda) menyalurkan BLT Desa.

Padahal, ada anggaran Rp 28,8 triliun atau 30 persen dari Dana Desa Rp 72 triliun yang disalurkan pemerintah pusat untuk bantuan masyarakat.

Dengan anggaran itu, seharusnya warga bisa menerima bantuan Rp 300.000 per bulan selama 12 bulan.

Baca juga: Jubir Vaksinasi Kemenkes Sebut Tren Covid-19 Membaik, Kasus Positif hingga BOR Jawa-Bali Menurun

"Realisasinya masih 5,2 juta keluarga yang menerima. Padahal BLT Desa ini bisa diberikan untuk 8 juta KPM, di mana mereka bisa mendapatkan 300.000 per bulan selama 12 bulan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu (21/7/2021).

Dia mengungkapkan, realisasi penyaluran tiap desa berbeda-beda.

Namun kebanyakan atau 163 daerah yang realisasinya baru mencapai Rp 983 miliar dari anggaran Rp 11,51 triliun yang tersedia, atau setara dengan 8,2 persen dari pagu.

"Bahkan tidak ada Rp 1 triliun realisasinya. Ini di 163 kab/kota dengan jumlah desa yang mendapat penyaluran itu baru 25.547 desa," tutur Ani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, hanya 21 Pemda yang menyalurkan BLT Desa di atas 50 persen hingga Juli 2021.

Baca juga: Kabar Baik, Pekerja yang Bergaji Rp 3,5 Juta Bakal Dapat Subsidi Rp 1 Juta, Ini Penjelasannya

Sebanyak 21 kab/kota itu sudah menyalurkan BLT ke 2.873 desa dengan realisasi Rp 717,6 miliar dari anggaran Rp 1,2 triliun.

Pemda yang dimaksud, antara lain, Kabupaten Manggarai, Kab. Barru, Kab. Karangasem, Kab. Mempawah, Kab. Buleleng, Kab. Kudus, Kota Denpasar, Kab. Sleman, Kab. Mimika, Kab. Sinjai, Kab. Lombok Utara, Kab. Banyuasin, Kab. Bondowoso, Kab. Kendal, dan lainnya.

"Jangan lupa sekarang sudah di Juli, yang seharusnya memang sudah ada di atas 50 persen. Namun ternyata hanya 21 daerah yang sudah menyalurkan di mana 59,7 persen sesuai dengan target bulan Juli," jelas Ani.

Baca juga: Cek Cara Mendapat Bansos selama PPKM Darurat, Ada BLT UMKM, BST, hingga Diskon Token Listrik

Lebih lanjut Ani menyebut, ada 105 daerah dengan realisasi mencapai 15-30 persen atau rata-rata realisasi 21,7 persen.

BLT Desa sudah tersalur ke 25.815 desa dengan realisasi Rp 2,1 triliun dari total anggaran Rp 10 triliun.

Sementara 99 daerah lainnya dengan persentase pencairan 22,81 persen, di mana penyaluran BLT sebesar 37,3 persen atau Rp 2,2 triliun dari anggaran Rp 6,09 triliun.

"Artinya kita masih terus mendorong desa-desa karena ini akan sangat berarti bagi masyarakat desa yang menghadapi situasi di mana kenaikan PSBB harus dilaksanakan. Kami bersama dengan Kemendagri dan Kemendes, sedang terus mendukung atau mendorong agar BLT Desa segera bisa dibayar," pungkas Ani. (*)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sri Mulyani: Bantuan untuk Warga Desa Rp 300.000 Per Bulan Mandek di Pemda"

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved