Terkini Daerah
Detik-detik Camat di NTT Nekat Akhiri Hidup hingga Ditangisi Warganya, Titip Surat untuk Kapolres
Dionisius Randjamuda, Camat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NT), ditemukan tewas di rumah orangtuanya, Selasa (20/7/2021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Para saksi lantas meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi jasad korban.
Nahas, saat dibawa ke Rumah Sakit Kristen Lindimara, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
“Karena kondisi korban yang tidak bisa ditangani sehingga korban langsung dibawah ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Lindimara dengan menggunakan kendaraan pribadi milik keluarga korban," kata Hendrio.
Baca juga: Misteri Kematian Remaja 14 Tahun Bertato di Blitar, Diduga Korban Sempat Pesta Miras sebelum Tewas
Baca juga: Konten Prank Malaikat Maut Berujung Maut, 1 Remaja Tewas Terlindas Truk, Begini Kronologinya
Titip Surat
Di kantong baju korban ditemukan sepucuk surat yang ditulis sang camat.
Pihak keluarga melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Mauliru mengatakan surat tersebut ditujukan untuk Kapolres Sumba Timur.
"Jadi setelah melakukan pengecekan pada saku baju milik korban ditemukan sebuah amplop yang berisikan surat yang ditujukan kepada Kapolres Sumba Timur," jelasnya.
"Isinya meminta kepada pihak Kepolisian agar jenazah korban jangan diautopsi karena apa yang dilakukan oleh korban atas keinginan sendiri."
Berdasarkan isi surat tersebut, pihak keluarga menduga korban memang sengaja mengakhiri hidupnya sendiri.
"Terkait pernyataan penolakan otopsi oleh pihak keluarga menyusul dikarenakan dari pihak keluarga masih menunggu persetujuan dari saudara kandung korban dan tetap dilakukan pemantauan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Mauliru," sambungnya.
Dionisius yang akrab disapa Deny Kaborang ini meninggalkan dua anak.
Sementara itu, sang istri sudah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Jasad korban disemayamkan di ampung Haumara, RT 1/RW 1 Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Jenazah dibawa mobil ambulans dari rumah sakit menuju rumah duka.
Tampak, banyak sekali iring-iringan kendaraan bermotor roda dua dan empat.