PPKM Darurat
Pesan agar PPKM Darurat Bisa Efektif Atasi Covid-19, dr Tirta: Jangan sampai Bansos Dikorupsi Lagi
Influencer dr. Tirta Mandira Hudhi memberikan saran ke pemerintah agar PPKM Darurat bisa efektif dan sukses.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
"Kanapa saya ngepush di sini, karena saya juga bisnis, saya juga dokter, dan saya juga menampung aspirasi masyarakat," ucap Tirta.
Sebagai nakes, Tirta sadar bahwa dokter atau ahli kesehata umumnya selalu menekankan untuk membatasi mobilitas warga.
Namun, dirinya tidak serta merta demikian.
"Tetapi kita juga tahu enggak semua orang bisa tahan di rumah karena penghasilannya harian," tambahnya.
Baca juga: Singgung Uang Bansos Rp 300 Ribu per Bulan, dr Tirta: Covid kalau Kena Orang Enggak Punya, Habis Dia
Lihat videonya mulai menit ke 10.15:
Luhut Meminta Maaf
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terkait PPKM Darurat Jawa-Bali.
Pemerintah mengakui dalam pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali sepanjang 3-20 Juli dirasa belum optimal.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Luhut dalam konferensi pers Evaluasi PPKM Darurat secara virtual pada Sabtu, (17/7/2021).
Luhut mengatakan, pemerintah belum memutuskan terkait perpanjangan PPKM Darurat.
Dengan berbagai pertimbangan dan kajian yang masih dilakukan, pengumuman tersebut baru akan disampaikan 2-3 hari ke depan.
"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Kami akan laporkan ke presiden," kata Luhut, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
"Saya kira dua sampai tiga hari ke depan kita juga akan mengumumkan secara resmi,"
evaluasi indikator," tegasnya.
Dalam dua hari ke depan, pelaksanaan PPKM Darurat diharapkan semakin menunjukkan hasil.
Namun dengan syarat, masyarakat bisa konsisten dan bahu membahu menaati kebijakan pemerintah.