PPKM Darurat
Singgung Pernyataan Luhut 'Siapa yang Bilang Covid Tak Terkendali?', dr Tirta: Saya Siap Nunjukkin
Influencer dr Tirta Mandiri Hudhi menyinggung pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) soal penanganan
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
dr Tirta menduga, banyaknya warga yang terpapar Covid-19 seusai vaksin karena banyaknya antrian.
Ia lantas menyinggung perbedaan metode vaksin di Indonesia dengan di Amerika hingga India.
"Pernah kita lihat di stadion di Surabaya kayak nonton bola, satu stadion penuh antri vaksin," jelasnya.
"Mungkin di situ sebelum vaksin mereka sudah ketularan karena terlalu banyak yang antri."
"Kalau di Amerika dan India mereka vaksinnya drive thru, bahkan ada yang door to door."
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-9.16:
Soal Perpanjangan PPKM
dr. Tirta Mandira Hudhi mengajukan syarat soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diperpanjang.
Dilansir TribunWow.com, dr Tirta menyebut pemerintah harus bersedia memenuhi kebutuhan pokok masyarakat tak mampu jika ingin memerpanjang PPKM darurat sesuai isu yang beredar.
Menurut dia, bantuan sosial (bansos) senilai Rp 300 ribu per bulan pun tak cukup membantu masyarakat.

Baca juga: Bahas Usul RS Khusus Pejabat, dr Tirta: Wahai Pejabat, Semua Orang Butuh Ruangan
Baca juga: Dapat Pujian Rapi dari dr Tirta, Medsos Dinkes Banten Justru Banjir Kritikan, Lihat Penampakannya
Hal itu diungkapkannya dalam acara DUA SISI tvOne, Kamis (15/7/2021).
"Kalau mau PPKM ya warga yang penghasilannya harian diurusin," kata dr Tirta.
"Kalau enggak nanti sakitnya kalau mereka kena Covid enggak punya uang untuk ngurus."
Ia kemudian menyinggung minimnya bansos yang diberikan pemerintah selama PPKM Darurat.
dr Tirta mengatakan bansos senilai Rp 300 ribu bahkan tak cukup memenuhi kebutuhan warga.