Virus Corona
Update Viral Dugaan Vaksinasi Bodong di Karawang, Polisi Amankan 600 Suntikan dan Vial
Aparat Kepolisian Resor Karawang telah mengamankan sejumlah saksi dan barang bukti terkait video viral dugaan 'vaksinasi bodong'.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Belakangan viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kejanggalan penyuntikan vaksin di sebuah Puskesmas Wadas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Proses vaksinasi diduga tak sesuai prosedur lantaran tampak tak memperlihatkan pompa suntik tak ditekan.
Dilansir TribunWow.com, sejumlah pihak terkait telah turun tangan memastikan kejadian tersebut.
Baca juga: Thailand Buka 3 Destinasi Wisata untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi saat Covid-19 Melonjak
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, polisi saat ini telah mengumpulkan sebanyak 8 saksi untuk diperiksa.
Delapan saksi tersebut terdiri dari petugas vaksinasi Puskesmas, pasien vaksinasi, hingga pengunggah video yang memviralkan kejadian tersebut.
Berbagai tudingan dilayangkan kepada petugas atau vaksinator berinisial M.
AKBP Rama Samtama Putra menegaskan, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang butik untuk memperdalam penyelidikan.
Baca juga: Bisakah Ibu Hamil Divaksin Covid-19? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kandungan: Ada Update Terbaru
Baca juga: Jawaban Ustaz Dasad Latif saat Ada Teman Ogah Vaksin: Kenapa Makan? Makan Tak Makan Pasti Kau Mati
Di antaranya adalah suntikan bekas pakai sebanyak 600 buah.
"BB yang sudah kita amankan yaitu sekitar 600 suntikan spet yang posisinya sudah tersuntik kosong," ungkap AKBP Rama, Kamis (15/7/2021).
"Kemudian dua boks vial botol vaksi kosong, itu sudah kita amankan semua."
Terkait teknik penyuntikan yang diduga janggal, polisi mengatakan bahwa yang bersangkutan mengaku bahwa hal tersebut sudah sesuai prosedur.
"Berkaitan dengan teknik dan teori dari yang bersangkutan itu sudah dinyatakan benar dan sesuai," kata Rama menambahkan.
Keterangan Vaksinator
Vaksinator Puskesmas Wadas, Maola Nurulshinta (53) mengaku dirinya telah menyuntikkan vaksin sesuai dengan prosedur.
Maola mengatakan dirinya menyuntik dengan teknik menekan bagian bawah menggunakan telapak tangan.
"Saya tarik dagingnya, lalu suntik. Kemudian kita tekan dengan telapak tangan," ujar Maola dikutip dari Kompas.com, Kamis (15/7/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kolase-tangkapan-layar-petugas-puskesmas-wadas-dan-proses-vaksinasi.jpg)