Breaking News:

Virus Corona

Ridwan Kamil Sebut Golongan Denial Covid Sedikit tapi Bising, Najwa Shihab Setuju: Mikrofonnya Besar

Ridwan Kamil dan Najwa Shihab memiliki pandangan yang sama terkait golongan masyarakat yang tak percaya Covid-19.

YouTube Najwa Shihab
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membahas soal golongan masyarakat tak percaya Covid-19 di acara Mata Najwa, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sepaham dengan presenter acara Mata Najwa, Najwa Shihab ketika membahas golongan masyarakat yang denial atau tidak percaya Covid-19.

Kedua tokoh itu meyakini bahwa golongan denial Covid sesungguhnya sedikit namun selalu bersuara seakan-akan merepresentasikan masyarakat banyak padahal tidak.

Ridwan Kamil menyayangkan masyarakat golongan denial masih ribut memperdebatkan Covid atau tidak dibanding mengambil langkah konkrit untuk menangani masalah ini.

Presenter Najwa Shihab membahas soal pesan hoaks tentang Covid-19 yang disebarkan lewat grup-grup di WhatsApp (WA). Pesan hoaks tersebut disebar dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab seakan-akan ditulis langsung oleh Najwa Shihab.
Presenter Najwa Shihab membahas soal pesan hoaks tentang Covid-19 yang disebarkan lewat grup-grup di WhatsApp (WA). Pesan hoaks tersebut disebar dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab seakan-akan ditulis langsung oleh Najwa Shihab. (Kolase (YouTube Najwa Shihab) dan (instagram/@najwashihab))

Baca juga: Rusak Ambulans yang Bawa Pasien, Sopir Truk di Bantul Menyesal Percaya Hoaks: Termakan Isu Sosmed

Baca juga: Dokter Lois Janji Tak Akan Sebar Hoaks Covid Lagi, Ini Sikap dr. Tirta: Kapok yah

Pembahasan golongan masyarakat denial itu dilakukan oleh Ridwan Kamil dalam acara Mata Najwa, Kamis (15/7/2021).

"Sekarang jujur nih kang, sekarang lebih banyak yang denial atau golongan dua (menerima Covid)?" tanya Najwa.

"Lebih banyak golongan dua menurut saya, golongan dua itu nerima Covid tapi enggak denial, tapi belum taat," jawab Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menjelaskan, golongan masyarakat denial sesungguhnya sedikit namun termasuk noisy minority (minoritas yang berisik).

"Jadi jumlahnya enggak banyak tapi bising," kata dia.

Mendengar jawaban Ridwan Kamil, Najwa pun mengiyakan.

"Bising sekali ya rasanya sampai seolah-olah semuanya kita masuk golongan denial, padahal kalau dilihat-lihat jumlahnya sangat minim cuma mikrofonnya betul-betul besar," kata Najwa.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved