Breaking News:

Terkini Daerah

Lamaran Ditolak, Pria Ancam Keluarga Gadis Pakai Surat Perjanjian lalu Nekat Bakar sang Kekasih

DS (20) sempat mengancam keluarga gadis yang ia lamar karena lamarannya ditolak sebelum menghabisi sang kekasih dan membakar jasad korban.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Thohir
Lokasi penemuan mayat wanita muda di Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/7/2021). Warga setempat Muslim (58), penggarap lahan kosong, adalah saksi yang pertama kali menemukan mayat gosong tersebut. Kasus ini sudah ditangani Polres Tangerang Selatan. 

TRIBUNWOW.COM - Aksi keji dilakukan oleh seorang pria berinisial DS (20) yang nekat membakar gadis pujaan hatinya SZ (19).

Jasad SZ ditemukan dalam kondisi masih mengeluarkan asap di sebuah kebun singkong di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (9/7/2021).

Diketahui, sebelum membunuh kekasihnya, DS sempat memberikan ancaman setelah niatnya melamar SZ ditolak keluarga korban.

Penemuan jasad wanita dalam kondisi hangus terbakar di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (9/7/2021).
Penemuan jasad wanita dalam kondisi hangus terbakar di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (9/7/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Baca juga: Pesan Terakhir Gadis yang Dibakar oleh Pria yang Melamarnya, Sempatkan Diri Main TikTok Bareng Adik

Baca juga: Kata Polisi soal Kejiwaan Dokter Lois yang Sebar Hoaks Covid: Penyidik Tahu yang Harus Dikerjakan

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, fakta tersebut disampaikan oleh Aziz (45) selaku ayah korban.

Pelaku yang bekerja di salon itu diketahui melamar korban pada pertengahan Juni 2021.

Kala itu pelaku sempat bolak-balik mendatangi rumah keluarga korban.

"Waktu itu Rabu bulan Juni mau melamar, datangnya malam. Karena saya enggak ada di rumah jadi pergi lagi," jelas Aziz, Senin (12/7/2021).

Saat bertemu dengan DS, Aziz mengaku menolak lamaran DS karena dua alasan.

Pertama ia melihat anaknya SZ masih berada di usia yang belum matang atau masih kecil.

Kedua, Aziz menganggap SZ masih menjadi tulang punggung keluarga.

Setelah menerima penolakan itu, pelaku kemudian mengeluarkan sebuah surat perjanjian untuk ditandatangani keluarga korban.

Dalam surat tersebut, pelaku meminta agar keluarga korban pasrah terhadap nasib yang menimpa SZ.

"Pokoknya panjang lebar dia ngeluarin surat perjanjian. Intinya sih kalau nolak, kalau ada apa-apa sama anak saya, itu enggak tanggungjawab," ungkap Aziz.

Baca juga: Lamaran Ditolak Keluarga Calon Istri, Pria di Tangerang Nekat Bunuh dan Bakar Tubuh Kekasihnya

Lamaran Ditolak

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, kedua pelaku DS dan US, diringkus di kawasan Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Minggu (11/7/2021).

Kepada pihak kepolisian, pelaku DS mengaku sakit hati lantaran lamarannya ditolak.

DS diketahui sempat menjalin hubungan asmara dengan korban hingga akhirnya memberanikan diri melamar sang kekasih.

"Tersangka ini pernah menjalin hubungan dengan korban," ujar Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra, Senin (12/7/2021).

"Pada saat melamar, tersangka dan keluarga ditolak keluarga korban," sambungnya.

Sampai saat ini kedua pelaku masih terus diperiksa oleh pihak kepolisian di Mapolres Tangerang Selatan.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved