Breaking News:

Persib Bandung

Eks Persib Bandung Kecam Tindakan Rasisme pada 3 Pemain Inggris di Euro 2020: Rumahmu Bukan di Sini

Eks Persib Bandung asal Inggris, Carlton Cole, beri kecaman atas tindakan rasis yang dilakukan oleh sebagian fans terhadap 3 pemain The Three Lions.

@mangujang.fc @iamcartltoncole12
Carlton Cole (kiri) pada postingan Instagram @iamcartltoncole12 pada 11 Juli 2021 dan 3 pemain Inggris pada postingan Instagram @mangujang.fc pada 12 Juli 2021. Kecaman keras diberikan mantan pemain Persib Bandung, Carlton Cole untuk tindakan rasisme yang ditujukan kepada 3 pemain Inggris. 

TRIBUNWOW.COM - Eks Persib Bandung asal Inggris, Carlton Cole, berikan kecaman atas tindakan rasis yang dilakukan oleh sebagian fans terhadap tiga pemain The Three Lions di ajang Euro 2020.

Seperti diketahui, Inggris harus gagal kembali memenuhi ambisinya menjuarai Euro 2020 pertama kalinya sepanjang sejarah setelah kalah adu penalti atas Italia 3-2.

Kekalahan Inggris tersebut turut dikomentari mantan bomber Persib Bandung musim 2016-2017, Carlton Cole.

Seperti dilansir TribunWow.com dari @iamcartltoncole12, Cole mengunggah foto skuad asuhan Gareth Southgate di laman Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya Cole menuliskan kecamannya terhadap aksi tidak terpuji rasisme yang ditujukan kepada tiga pemain Inggris, Jadon Sancho, Marcus Rashford dan Bukayo Saka.

Ketiganya mengalami rasisme setelah gagal melakukan eksekusi penalti di final Euro 2020 kontra Italia.

Bahkan, Cole memberikan pandangannya terhadap fans terkait skuad Inggris yang dihuni banyak karakter dan ras seperti apa yang ada di dalam masyarakat.

"Tim sepak bola Inggris ini adalah cerminan dekat seperti apa masyarakat itu," tulis Cole.

Cole juga menambahkan bahwa perpaduan tersebut berhasil menunjukkan kesuksesan setelah Inggris untuk pertama kalinya mencapai partai final di ajang Euro 2020.

"Pertarungan, kebanggaan & perpaduan yang ditunjukkan anak-anak kita di turnamen ini tidak kurang dari kesuksesan dan itulah yang seharusnya dicerminkan oleh masyarakat kita. Bekerja sama untuk mencapai kebesaran," lanjut Cole.

Mantan pemain Chelsea tersebut juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap tim Inggris meski gagal catatkan sejarah baru di sepak bola Eropa.

"Staf untuk setiap pemain di kamp @england dari Gareth dan staf ruang belakangnya telah membuat kami bangga dan menunjukkan kepada kami bagaimana menjadi kesatuan untuk mencapai kehebatan tanpa ada yang tertinggal," tulis mantan bomber Persib Bandung tersebut.

Ia juga memberikan kecamannya terhadap tindakan rasisme yang dialami oleh tiga pemain Inggris tersebut.

"Sebagai sebuah negara, kami berusaha mati-matian untuk menyingkirkan orang-orang yang bersifat kanker, negatif & menjijikkan ini yang menahan bangsa kami untuk menjadi hebat dan bersatu," tulis Cole dengan geram.

Baca juga: Marc Klok Punya Karakter Permainan Mirip Eks Persib Bandung Tahun 2011, Simak Kesamaan Keduanya

Baca juga: Ternyata Eks Persib Bandung Ada yang Pernah Bela Timnas Inggris, Siapa Dia? Ini Profil Lengkapnya

Pemain yang sukses bersama West Ham United tersebut juga mencoba membuka pemikiran para fans yang rasis untuk menengok kedalaman skuad yang dimiliki Inggris pada Euro 2020.

Cole menggambarkan bahwa skuad The Three Lions dihuni oleh banyak suku dan budaya di dalamnya.

Bahkan tak hanya suku dan budaya yang berbeda, segi intelektual pendidikannyapun tak semua sama.

"Ketika Anda melihat skuad Inggris, Anda dapat dengan terang-terangan melihat bahwa para pemain menghormati perbedaan pendidikan dan budaya yang berbeda dari latar belakang masing-masing dan itulah yang harus kita banggakan sebagai orang Inggris yang bangga."

"Tetapi ketika Anda melihat apa yang terjadi setelah pertandingan, sulit untuk bangga menjadi orang Inggris."

Pemain Italia berduel dengan Raheem Sterling pada babak kedua final EURO 2020 di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021).
Pemain Italia berduel dengan Raheem Sterling pada babak kedua final EURO 2020 di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021). (Website UEFA)

Cole mengungkapkan rasa muaknya terhadap aksi rasis yang dialami Rashford, Sancho dan Bukayo Saka dengan menegaskan bahwa para pelaku rasis tidak pantas untuk tinggal di negara besar seperti Inggris.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved