Dokter Lois Tak Percaya Covid
Baru Viral Sekarang, Dokter Lois Disebut Sudah Hina-hina IDI dan Dokter Lewat Medsos sejak 2020
Selain tidak percaya Covid-19, dr. Lois sudah dari dulu gencar memaki dan menghina IDI hingga dokter-dokter lain.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Sosok Lois Owien alias Dokter Lois Owien baru-baru ini menjadi sorotan setelah tampil di acara Hotman Paris Show.
Wanita yang mengaku dokter itu menjadi viral lantaran menyatakan tidak percaya akan keberadaan Covid-19.
Influencer sekaligus tenaga kesehatan dr Tirta Mandira Hudhi mengatakan, dr Lois ternyata sudah membuat kontroversi sejak tahun 2020 lalu.

Baca juga: Tak Hanya Dokter Lois, dr Tirta Peringatkan Penyebar Hoaks Covid-19 Lainnya yang Kini dalam Pantauan
Baca juga: Pandangan dr Lois soal Covid-19 Disebut Menimbulkan Keonaran Masyarakat, Ketum IDI: Berat bagi Kami
Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut disampaikan oleh dr Tirta di akun Instagram miliknya @dr.tirta, Selasa (13/7/2021).
Ia mengatakan, akun media sosial (medsos) dr Lois diketahui sudah ada sejak Desember 2020 silam.
Bahkan kala itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah mengamati pergerakan akun medsos dr Lois.
Dokter Tirta menjelaskan, sejak Desemebr 2020 hingga terakhir Juli 2021, dr Lois selalu menyampaikan makian kepada IDI, dr Tirta hingga dokter-dokter lainnya.
"Lois ini menghina IDI, lalu membuat postingan yang menghina banyak dokter," ungkap dr Tirta.
Dulu pada tahun 2020, IDI sempat menanggapi serius akun medsos dr Lois namun tidak didalami lebih lanjut karena diduga akun tersebut adalah palsu.
"Sebenarnya akun Twitter Lois, Instagram Lois, dan FB Lois itu sudah pernah didiskusikan IDI ke Kementerian Informasi sama Kemenkes, cuman karena dianggap fake account, diabaikan," kata dr Tirta.
Dokter Tirta bercerita, dr Lois mulai menyebar narasi hoaks soal Covid-19 ketika masuk bulan Februari.
Narasi hoaks yang disampaikan mulai dari penyebab pasien Covid-19 meninggal karena obat hingga penggunaan vitamin C 1 gram per 3 jam.
Kala itu dr Lois telah berkali-kali diundang oleh IDI untuk melakukan debat ilmiah namun selalu menolak.
"Lois ini memang sudah pernah dikasih wadah dari bulan Januari, Februari, dan Maret," ujar dr Tirta.
"IDI ini awal mula mengedepankan debat."