Terkini Daerah
Kronologi Oknum DPRD dan Kades Sekap, Aniaya, lalu Lecehkan Murid Pesantren, Bermula dari Lakalantas
A menjadi korban penganiayaan dan penyekapan yang diduga dilakukan anggota DPRD Kabupaten Sumedang, RM, dan Kepala Desa Cilengkarang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di leher karena dicekik, dan memar di mata.
"Kami langsung membawa anak saya dan ketiga temannya ke Puskesmas Malangbong untuk divisum, dan langsung melaporkannya ke Polres Sumedang," lanjutnya.
Baca juga: Depresi Anak Meninggal, Pasutri Ini Aniaya Bayi yang Baru Diadopsinya karena Rewel, Videonya Viral
Baca juga: Bantah Sekap Mahasiswi, Dosen Unpatti Larang Korban Pulang karena Anaknya Kesurupan: Tidak Dipasung
Korban Dilecehkan
Selain A dianiaya, dalam kasus tersebut ada pula anak di bawah umur yang mengaku dilecehkan oknum kepala desa berinisial SU.
Anak tersebut berinisial EP, saudara A yang juga menjadi korban.
"Saya tidak menerima karena saya dibilang cewek enggak benar dan dipukuli pakai sandal," kata EP.
"Orangtua saya juga belum pernah memukuli saya."
"Saya dimarahi, dia (kepala desa) menyebut jika saya sebagai cewek murahan."
"Dia menuduh saya mabuk, dia menyuruh saya tes urine. Padahal saya baru pulang dari pesantren di Tasikmalaya," sambungnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Ini Kronologi Anggota DPRD Sumedang Diduga Sekap & Aniaya Anak di Bawah Umur, Berawal dari Senggolan, dan Fakta Baru Kasus Penyekapan di Sumedang, Gadis di Bawah Umur Ikut Jadi Korban Pelecehan Kades