Breaking News:

Euro 2020

Potensi Adu Penalti Lawan Italia di Final EURO 2020, Inggris Berikan Resep bagi Penendang dan Kiper

Potensi drama adu penalti selalu ada di sebuah pertandingan di babak gugur, termasuk di final Piala Eropa atau EURO 2020.

Instagram @england
Selebrasi keunggulan Inggris 1-0 atas Ukraina di babak pertama pada postingan Instagram @england pada Minggu (4/7/2021). Potensi Adu Penalti Lawan Italia di Final EURO 2020, Inggris Berikan Resep bagi Penendang dan Kiper 

TRIBUNWOW.COM - Potensi drama adu penalti selalu ada di sebuah pertandingan di babak gugur, termasuk di final Piala Eropa atau EURO 2020.

Laga final EURO 2020 mempertemukan Italia vs Inggris di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021).

Mengingat kedua tim merupakan tim unggulan, memiliki skuad mewah dan mencatatkan statistik apik di EURO 2020, maka bertandingan diprediksi akan berimbang.

Andai benar akan dituntaskan melalui adu penalti, Italia sedikit berpengalaman setelah sebelumnya di babak semifinal menyingkirkan Spanyol juga melalui drama tos-tosan.

Selebrasi Inggris (kanan) pada postingan Instagram @england pada Minggu (4/7/2021) dan Skuad Italia (kanan) pada postingan Instagram @azzurri. Final Euro 2020 Italia Vs Inggris.
Selebrasi Inggris (kanan) pada postingan Instagram @england pada Minggu (4/7/2021) dan Skuad Italia (kanan) pada postingan Instagram @azzurri. Final Euro 2020 Italia Vs Inggris. (@england @azzurri)

Baca juga: EURO 2020: Profil Wasit Italia Vs Inggris, Catat 10 Kartu Kuning, Pernah Adu Mulut dengan Verratti

Baca juga: Timnas Italia Dibuat Cemas Jelang Lawan Inggris di Final EURO 2020, Batalkan Sesi Latihan Terbuka

Sedangkan bagi Inggris sendiri belum pernah menyelesaikan laga sampai babak adu penalti.

Masih ingat ketika Bryan Robson menentukan eksekutor penalti untuk adu tos-tosan di Euro 1996, Ia tidak berpikir banyak.

Asisten pelatih Terry Venables saat itu hanya menanyai para pemain apakah mau atau tidak menjadi eksekutor.

Tidak terkecuali Gareth Southgate, yang mengiyakan untuk menjadi eksekutor, padahal ia hanya sekali menjadi eksekutor penalti di Crystal Palace.

Hasilnya, Andreas Kopke sukses menyelamatkan penalti lemah Gareth Southgate dan membuat Jerman melaju ke Final Euro 1996.

Inggris adalah gudangnya kesialan di babak adu penalti, dan kini, FA, akhirnya turun tangan menangani masalah mengakar ini.

Mantan Kepala Strategi dan Performa FA, Dave Reddin, mengungkapkan di The Athletic, bagaimana FA, menyelesaikan masalah penalti yang cukup krusial bagi Inggris.

Saat itu, Dave membawa Ryhs Long, mantan tim statistik Welsh Rugby Union.

Rhys bukanlah orang sembarangan, ia adalah pakar statistik nomor wahid di Britania Raya, dan ketika mulai bekerjasama dengan FA, Rhys menemukan masalahnya.

Baca juga: Bukan Harry Kane, John Stones Sebut Winger Inggris Ini Lebih Pantas Jadi Pemain Terbaik EURO 2020

Baca juga: Presiden UEFA Akui Ada Ketidakadilan di EURO 2020, Sebut Inggris Sangat Diuntungkan

Dimulai dari cara berlari, urutan penendang hingga cara mengurangi tekanan kepada sang eksekutor.

Rhys berkesimpulan, penalti pertama adalah kunci, Inggris harus menang tos koin dan menjadi penendang pertama.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Euro 2020Piala Eropa 2020Timnas ItaliaTimnas InggrisJordan PickfordHarry Kane
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved