Terkini Nasional
Sosok Ibas, Disorot setelah Kritik Pemerintah soal Covid-19, Ini Harta Kekayaan dan Rekam Jejaknya
Ibas mengaku khawatir negara bisa disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal jika tak bisa menyelamatkan rakyatnya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sosok Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), kini menjadi sorotan para tokoh, setelah melayangkan kritik kepada pemerintah terkait penanganan Virus Corona (Covid-19).
Putra kedua Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengaku khawatir negara bisa disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal jika tak bisa menyelamatkan rakyatnya, mengingat kasus Covid-19 di Tanah Air tak kunjung usai, dan justru makin meningkat.
Pasalnya, penularan Covid-19 saat ini sudah sampai di level mikro di masyarakat.
Baca juga: Ibas Khawatirkan Negara Gagal Tangani Pandemi Covid-19, Ali Mochtar Ngabalin: Kita Tidak Punya Waktu
“Covid-19 makin ‘mengganas’. Keluarga, sahabat dan di lingkungan kita banyak yg terpapar bahkan meninggal dunia.
Sampai kapan bangsa kita akan terus begini? Jgn sampai Negara kita disebut sebagai “Failed Nation” akibat ketidakmampuan Negara selamatkan rakyatnya," kata Ibas yang ditulis di Twitter Fraksi Partai Demokrat DPR, Selasa (6/7/2021).
Sosok Ibas

Dilansir dpr.go.id, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas lahir di Bandung pada 24 November 1980.
Ia merupakan putra kedua dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono.
Dikutip dari Kompas.com, Ibas melepas masa lajangnya pada 2011 saat ia berusia 31 tahun.
Ibas resmi menikahi Siti Rubi Aliya Rajasa di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat pada 24 November 2011.
Dari pernikahannya itu, Ibas dan Aliya dikaruniai tiga anak, yaitu Airlangga Satriadhi Yudhoyono, Pancasakti Maharajasa Yudhoyono, dan Gayatri Idalia Yudhoyono.
Adik dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini termasuk sudah terjun lama di dunia politik.
Ibas telah menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Mengutip Tribunnews, ia kembali terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 setelah meraup 263.510 suara dari dapil tujuh Jatim yang meliputi Kabupaten Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, dan Magetan.
Karier Ibas di Partai Demokrat terbilang melejit.
Pada 2010, ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal mendampingi Ketua Umum Terpilih Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Setelahnya, ia menjadi Ketua Pemenangan Demokrat periode 2015-2020.
Dilansir Kompas.com, Ibas kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua Umum periode 2020-2025 partai berlambang Mercy ini.
Ia ditunjuk menjadi Waketum oleh Ketua Umum Demokrat, AHY, pada April 2020.
Riwayat Pendidikan
- SD Merdeka Bandung (1987 - 1993);
- SMPN 20 Jakarta (1993 - 1996);
- SMAN 39 Jakarta (1996 - 1999);
- S1 Bachelor of Commerce in Finance De Commerce, Curtin University Perth (2002 - 2005);
- S2 Master of Science ini International Political Economy, Nanyang Tech.University Singapore (2006 - 2007);
- S3 , Institut Pertanian Bogor (2017 - 2018).
Riwayat Pekerjaan
- DPR RI, sebagai: Ketua Fraksi (2014 - 2019);
- DPP Partai Demokrat, sebagai: Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (2014 - 2019);
- Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan POLRI (GMFKPPI), sebagai: Dewan Pertimbangan (2012 - 2018);
- Kamar Dagang dan Industri (KADIN), sebagai: Wakil Ketua Umum Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya dan Olahraga (2010 - 2015);
- DPP Partai Demokrat , sebagai: Sekretaris Jenderal (2010 - 2015);
- Kamar Dagang dan Industri (KADIN), sebagai: Kepala Pengembangan Industri Derivatif Pertanian (2008 - 2010);
- Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan POLRI (GMFKPPI), sebagai: Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat dan Olahraga (2007 - 2012);
- DPP Partai Demokrat, sebagai: Ketua Departemen Kaderisasi (2005 - 2019);
- Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, sebagai: Sekretaris II (2004 - 2018).
Riwayat Penghargaan
- Peserta Terbaik Pelatihan Pimpinan dan Kader Utama Partai Demokrat, dari: Partai Demokrat (2016);
- Bintang Jasa Partai Demokrat, dari: Partai Demokrat (2016);
- Bervet RAKORNAS Partai Demokrat, dari: Partai Demokrat (2016);
- Bintang MAPILU-PWI (Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu), dari: PWI (2015);
- Rekor Dunia Pemrakarsa Pembuatan Wayang Beber Terpanjang, dari: MURI (2012);
- Brevet PR Communication, dari: Partai Demokrat (2008);
- Brevet Selam Dasar, dari: TNI (2008).
Harta Kekayaan
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 7.631.607.000
1. Tanah Seluas 1220 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 754.200.000
2. Tanah Seluas 8531 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 383.800.000
3. Tanah Seluas 1349 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.632.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 1281 m2/250 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.605.000.000
5. Tanah Seluas 6153 m2 di KAB / KOTA PACITAN, HASIL SENDIRI Rp. 48.194.203
6. Tanah Seluas 18846 m2 di KAB / KOTA PACITAN, HASIL SENDIRI Rp. 147.613.839
7. Tanah Seluas 19180 m2 di KAB / KOTA PACITAN, HASIL SENDIRI Rp. 150.229.940
8. Tanah Seluas 20500 m2 di KAB / KOTA PACITAN, HASIL SENDIRI Rp. 160.569.018
9. Tanah Seluas 657 m2 di KAB / KOTA PONOROGO, HASIL SENDIRI Rp. 2.200.000.000
10. Tanah Seluas 1037 m2 di KAB / KOTA PACITAN, HASIL SENDIRI Rp. 550.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 2.700.000.000
1. MOBIL, MERCEDES BENZ GLS 450 Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 2.200.000.000
2. LAINNYA, SEPEDA ROAD BIKE CERVELO - Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
3. LAINNYA, SEPEDA ROAD BIKE S-WORKS - Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
4. LAINNYA, SEPEDA BROMPTON - Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
5. LAINNYA, MOBIL GOLF CLUB CAR - Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 7.025.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 2.455.040.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 16.341.034.021
F. HARTA LAINNYA Rp. 450.000.000
Sub Total Rp. 36.602.681.021
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 36.602.681.021
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Chaerul Umam, Kompas.com/Icha Rastika/Muhammad Idris)
Berita terkait Edhie Baskoro Yudhoyono
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Ibas atau Edhie Baskoro Yudhoyono yang Kini Jadi Sorotan karena Kritikan 'Failed Nation', dan Harta Kekayaan Ibas yang Kini Tengah Jadi Sorotan usai Kritik Pemerintah, Capai Rp36 Miliar