Euro 2020
Sindiran Keras Kiper Denmark Schmeichel untuk Inggris soal Footballs Coming Home: Pernahkah Pulang?
Kiper Denmark Kasper Schmeichel memberikan sindiran kepada lawannya di babak semifinal Piala Eropa atau EURO 2020, yakni Timnas Inggris.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Hal yang sama akan berlaku bagi Denmark jika mereka bermain di kandangnya.
Mencapai semifinal juga membuat timnas Denmark menjadi harapan bagi masyarakat di negaranya.
Itu membuat Schmeichel merasa dirinya menjadi sangat dekat meski harus bermain di kandang lawan.
“Saya pikir grup ini selalu spesial,” kata Schmeichel.
“Kami telah mengatakannya selama bertahun-tahun. Itu baru terungkap dengan cara yang sangat dramatis, tapi kami tidak pernah meragukan kekuatan kolektif dan semangat yang kami miliki di tim ini."
“Ini menunjukkan kepada dunia apa yang kita miliki, saya pikir apa yang telah dilakukan untuk negara Denmark adalah bahwa kita telah mengalami sesuatu sebagai timnas yang cukup mengejutkan."
"Itu jelas membuat negara menjadi sangat dekat, dukungan yang kami lihat di rumah tidak seperti apa pun yang pernah saya alami dalam karir saya, dalam hidup saya, dan bahkan tidak mungkin melihat yang seperti itu lagi."
"Tapi itu menunjukkan apa yang bisa dilakukan sepak bola, ini menunjukkan alasan mengapa kami bermain olahraga tim karena ketika salah satu rekan satu tim Anda membutuhkan maka teman Anda ada untuk Anda."
Denmark akan menghadapi lawan yang namanya berada di papan atas dunia sepak bola.
Inggris menjadi juara di fase grup dan hingga kini belum pernah kebobolan selama pertandingan di Euro 2020.
Berbanding dengan Denmark yang mengalami dua kali kegagalan di pertandingam mereka di Euro 2020.
Meski begitu Inggris memiliki rekor buruk ketika berhadapan dengan Denmark.
Baca juga: Jadwal EURO 2020 Babak Semifinal Inggris Vs Denmark, Christian Eriksen Dapat Kehormatan Khusus
Dalam catatan UEFA, pertandingan Denmark dan Inggris pernah meninggalkan luka untuk Inggris.
Mereka pernah bertemu dalam Euro 1992, hasil imbang tanpa gol pada Matchday 1 membuat Inggris tersingkir dan gagal maju ke fase gugur.
Sedangkan Denmark menempati posisi kedua di Grup 1 di belakang tuan rumah Swedia, dan menjadi juara setelah mengalahkan juara dunia Jerman 2-0 di final.