Breaking News:

Euro 2020

Semifinal Euro 2020: Luis Enrique Sebut Gaya Italia Bersama Roberto Mancini Mirip dengan Spanyol

Pelatih Spanyol Luis Enrique memuji gaya bermain timnas Italia yang menjadi lawannya di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/2021)

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
@azzurri @sefutbol
Skuad Italia (kiri) pada postingan Instagram @azzurri dan Skuad Spanyol (kanan) pada postingan Instagram @sefutbol. Duel dua mantan jawara dunia. 

TRIBUNWOW.COM - Pelatih Spanyol Luis Enrique memuji gaya bermain timnas Italia yang menjadi lawannya di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/2021) pukul 02.00 WIB dini hari nanti.

 Bahkan Enrique menyebut gaya permainan Italia hari ini mirip dengan gaya bermai Spanyol yang fokus dalam penguasaan bola.

Penguasaan bola akan menjadi satu hal yang ingin dimenangkan Enrique dalam pertandingan semifinal 2020 melawan Italia

“Kami adalah salah satu pemimpin dalam penguasaan bola, tetapi mereka juga ingin mendominasi permainan,” kata Luis Enrique dikutip dari Football Italia, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Semifinal Euro 2020 Italia Vs Spanyol, Laporte Disebut Pulih, Pablo Sarabia Masih Diragukan Tampil

“Mereka bagus bahkan tanpa bola, sesuatu yang kami lihat selama turnamen, dan mereka merasa nyaman dengan bola, jika kami harus memainkan permainan lain, kami bisa beradaptasi, tetapi kami lebih suka memiliki lebih banyak penguasaan bola.”

Enrique tidak melihat bentuk agresifitas timnas Italia yang banyak dibicarakan orang, dia justru melihat Italia bisa bermain dengan tenang namun dapat menikam dengan tajam.

Tim Italia juga sudah terbukti tidak bergantung pada kemampuan satu orang.

“Jika kami menang besok, itu akan menjadi hal yang hebat bagi kami, tetapi jika Italia melakukannya, dengan cara yang benar, saya akan mendukung Italia di Final,” jelas Enrique.

Namun Enrique juga memuji kemampuan lini belakang Italia yang dikatakan sangat bagus.

Dua bek Italia Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini dikatakan bermain dengan sangat bagus bahkan bisa mempertahankan posisinya ketika mereka bermain di tengah.

Baca juga: Panen Kritik atas Aksi Diving saat Lawan Belgia di Euro 2020, Ciro Immobile Dibela Roberto Mancini

Baca juga: Pelatih Italia Roberto Mancini Kecewa Semifinal Euro 2020 Berlangsung di Wembley, Kenapa?

“Mereka adalah dua pemain penting, dengan pengalaman, tetapi saya tidak memilih XI saya berdasarkan siapa yang bermain untuk mereka,” lanjut mantan pelatih Barcelona itu.

“Saya fokus pada apa yang kami lakukan di lapangan. Saya ingin Leonardo Spinazzola berada di sana, semakin banyak pemain bagus di lapangan, semakin baik untuk sepak bola secara umum.”

Itu juga yang dirasakan Enrique dengan timnas Spanyol, dia berusaha untuk membuat formasi tanpa ingin bergantung dengan satu dua orang di lapangan. 

Bahkan ketika dia banyak dikritik terkait apa yang dia lakukan selama ini.

“Saya memiliki kontrak hingga akhir Piala Dunia, saya merasakan dukungan semua orang, terserah orang lain untuk menilai pekerjaan saya, saya tenang."

"Saya selalu berusaha memberikan 100 persen dan saya dikelilingi oleh para profesional yang sangat baik, saya beruntung."

“Kami perlu membatasi kekurangan kami dan menciptakan semangat tim yang baik, kelaparan identik dengan keinginan untuk melakukan sesuatu yang penting," kata Enrique.

Enrique juga menyadari bahwa pemain Spanyol mendapat banyak kritik dan tekanan di Euro 2020 ini. 

Pelatih merupakan jabatan yang memimpin skuad meski mereka tidak berada di lapagan.

Namun, Enrique menyadari banyak kesulitan yang dihadapi di lapangan oleh para pemain. 

“Jika kami mencapai Final, itu berkat mereka,” ujarnya.

“Saya sangat menyukai Italia, saya selalu mencoba mengunjunginya, sangat menyenangkan bermain melawan Italia, kami akan bertemu lagi pada bulan Oktober, di National League, bagi saya, itu selalu menyenangkan."

“Saya berbicara dengan De Rossi dua atau tiga minggu lalu di telepon, saya akan senang melihatnya lagi. Kami lebih muda 10 tahun yang lalu, tetapi saya mencoba bermain sepak bola proaktif baik dulu dan sekarang, itu adalah identitas saya," kata Enrique. 

Spanyol akan menghadapi raksasa Italia dengan rekor kemenangan yang mengerikan. 

Dikutip dari 11v11.com, Timnas Italia terakhir mengalami kekalahan pada bulan September 2018, ketika berhadapan dengan Portugal dengan hasil 1-0 di UEFA National League. 

Sejak saat itu Italia tidak terkalahkan dengan hanya imbang 5 kali dalam 32 pertandingan mereka. 

Kemenangan itu juga menjadikan Italia memiliki rekor kemenangan berturut-turut dengan 12 kali kemenangan.

Namun, Spanyol merupakan negara dengan trofi Euro terbanyak dibanding negara lain. 

Mereka menjadi juara pada tahun 1964, mereka juga menang pada tahun 2008, dan 2012, dan menjadi tim pertama yang menjadi juara dua kali berturut-turut dalam kompetisi Euro.

Sayangnya, Spanyol gagal mempertahankan gelar juara kembali setelah dikalahkan Italia di babak 16 besar Euro 2016 dengan hasil 2-0. 

Setelah itu mereka tersingkirdi babak 16 besar Piala Dunia 2018, oleh tuan rumah Rusia melalui adu penalti.

Ini adalah pertama kalinya Spanyol mencapai semifinal turnamen besar sejak Euro 2012.

Kemudian yang menarik adalah fakta di mana Spanyol tak pernah terkalahkan dalam babak semifinal.

Dari empat kali mereka mengikuti semifinal, mereka selalu menang dan tiga diantaranya mereka berhasil mendapat trofi. 

Mereka hanya satu kali gagal di Euro 1984, ketika mereka di kalahkan oleh Prancis dengan hasil 0-2. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Euro 2020 Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Euro 2020SpanyolLuis EnriqueRoberto ManciniItalia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved