Terkini Daerah
Kronologi Kasus Pengeroyokan Nakes karena Tabung Gas Versi Terduga Pelaku: Saya Dipukul Duluan
Kasus pengeroyokan terharap tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung, Rendy Kurniawan (26), memasuki babak baru.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kasus pengeroyokan terharap tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung, Rendy Kurniawan (26), memasuki babak baru.
Dilansir TribunWow.com, terduga pelaku, AW (45) kini balik melaporkan Rendy ke Polresta Bandar Lampung, Senin (5/7/2021).
AW mendatangi kantor polisi ditemani kuasa hukumnya.
Saat ditanyai terkait kasus pengeroyokan tersebut, AW menyebut Rendy memberikan keterangan yang tak sesuai dengan kenyataan.

Baca juga: Pengakuan Nakes Korban Pengeroyokan Keluarga Pasien, Pelaku Ngotot Bawa Pulang Tabung Oksigen
Baca juga: Kronologi Penganiayaan Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, Pelaku Ingin Rampas Tabung Oksigen
AW mengakui dirinya mendatangi Puskesmas pada Minggu (4/7/2021) dini hari.
"Saya ke sini untuk melaporkan balik perawat itu," ucap AW, dikutip dari Kompas.com, Senin (5/7/2021).
"Yang dia (perawat) itu bilang kalau dia dikeroyok, dipukuli itu tidak benar."
Pria yang bekerja sebagai wiraswasta ini membantah semua cerita Rendy ke polisi.
AW pun mengakui dirinya sempat memukul korban.
Namun, menurutnya, peristiwa yang sebenarnya bukanlah pengeroyokan seperti yang terekam dalam video 3 detik yang viral di media sosial.
Bahkan, kata AW, Rendy yang pertama kali memukulnya.
"Bukan dikeroyok, justru saya yang dipukul duluan oleh dia (korban)," lanjutnya.
Baca juga: Viral Perawat Puskesmas Dianiaya 3 Orang karena Tabung Oksigen, Pelaku Ngaku dari Keluarga Pejabat
Baca juga: Fakta Viral Perawat Puskesmas Dikeroyok OTK, Pelaku Memaksa Mau Ambil Persediaan Tabung Oksigen
AW menceritakan, saat kejadian ia mendatangi Puskesmas untuk menanyakan ketersediaan tabung oksigen.
Ia mengaku ingin membeli tabung oksigen untuk keluarga.
Namun, jawaban Rendy kala itu justru membuatnya naik pitam.