Euro 2020
Beda dari Pelatih Inggris Sebelumnya, 5 Perilaku Southgate Sukses Bawa Kane dkk Gacor di EURO 2020
Pelatih Inggris, Gareth Southgate memiliki 5 perilaku yang berhasil membuat The Three Lions tampil enjoy hingga babak semi final Euro 2020.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Memilih Bukayo Saka sebagai pemain inti berduet dengan Raheem Sterling meski lawan yang dihadapi adalah Jerman.
Keputusan tersebut sangat bertentangan jauh dari kritikan media yang banyak meminta Jack Graelish untuk dijadikan starter.
Serta media juga kerap meminta Jadon Sancho di posisi winger ketimbang Bukayo Saka.
3. Para Pemain Inggris Merasa Nyaman Ketika dalam Training Camp
Sifat dan perilaku Southgate yang menyenangkan dan rendah hati membuat kenyamanan tersendiri bagi para pemainnya.
Bahkan para pemainnya merasa nyaman saat berlatih bersama Timnas Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate.
Hal tersebut terbukti saat Inggris takluk menyakitkan dari Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018.
Saat itu, skuad The Three Lions takluk 2-1 atas Kroasia.
Bahkan gol kedua atau penentu kemenangan Kroasia terjadi di menit ke-109 yang berarti tercipta di babak extra time.
4. Inggris Memiliki Perpaduan antara Pelatih dan Komposisi Pemainnya
Inggris dikenal sebagai negara yang memiliki banyak skuad mentereng di dalamnya.
Namun, jika dilihat dalam beberapa kompetisi terakhir, Inggris selalu bermasalah dalam keegoan seorang pelatih yang memilih pemain starternya dari capaian klub yang dibela saja.
Seperti halnya pemilihan pemain Manchester City yang beberapa musim ini kerap bermain di Liga Champions dan mempengaruhi line up Inggris.
Namun kini di era Southgate, kesenjangan antar pemilihan pemain di susunan starting line up dinilai sudah tidak ada.
Mengingat, Southgate berani memberikan garansi pemain tetap di lini tengah kepada pemain asal Westham United dan Leeds United yang notabene tidak bermain dalam Liga Champions.