Euro 2020
Lolos Semifinal EURO 2020, Denmark Ingatkan Memori Piala Eropa 2004, Tim Kuda Hitam Jadi Juara
Denmark berhasil melangkah ke babak semi final Euro 2020 setelah berhasil menumbangkan Ceko dengan skor tipis 2-1.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Denmark berhasil melangkah ke babak semifinal Euro 2020 setelah menumbangkan Ceko dengan skor tipis 2-1 di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Sabtu (3/7/2021).
Banyak yang tak menduga Denmark sukses menembus babak semifinal Euro 2020.
Pasalnya, sejak babak penyisihan grup, Simon Kjaer dkk tampil terseok-seok hingga sempat berada di dasar klasemen sementara grup B Euro 2020 hingga pekan kedua.
Terseok-seoknya Denmark di babak penyisihan grup tak terlepas dari insiden yang dialami oleh pemain andalannya, Christian Eriksen.
Namun, anak asuh Hjulmand yang sebenarnya berada di ujung tanduk di grup B, berubah menjadi momentum baru untuk mengukir sejarah.
Di laga terakhir, di luar dugaan banyak orang, Denmark berhasil menghancurkan Rusia dengan skor 4-1.
Kemenangan atas Rusia menjadi tonggak kiprah anak asuh Kasper Hjulmand di babak 16 besar.
Bahkan, di babak 16 besar, Denmark kembali berhasil mengejutkan dengan menaklukan tim kuda hitam lainnya, Wales dengan skor 4-0.
Dua kemenangan Denmark berhasil membulatkan semangat Kasper Schmeichel dkk pada babak perempat final.
Baca juga: Fakta EURO 2020: Ada Pemain Chelsea yang akan Kawinkan Gelar Liga Champions dan Piala Eropa
Baca juga: Komentar Kapten Ceko Kalah di 8 Besar EURO 2020, Derida: Denmark Tim Hebat, Tak Perlu Kami Malu
Di babak perempat final, Denmark sukses menyingkirkan Ceko yang notabene berlabel tim pembunuh raksasa, Belanda dengan skor 2-1.
Kemenangan atas Ceko berhasil membawa Denmark lolos ke babak semifinal Euro 2020.
Di semifinal, Denmark akan bertemu dengan salah satu kandidat juara Euro 2020, Inggris.
Jika Denmark berhasil mengatasi Inggris di babak semifinal, tak menutup kemungkinan juara Euro 2020 akan dipegang oleh tim dengan status kuda hitam.

Tercatat, hal yang sama pernah terjadi pada ajang Euro 2004.
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, saat itu, di luar dugaan banyak pihak, Yunani yang datang dengan status kuda hitam berhasil menjuarai Euro 2004.