Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Viral Mantan Wali Kota Tanjungpinang Ngamuk di Pasar, Berawal Lihat Cara Petugas Tangani Warga

Sebuah video yang memperlihatkan mantan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah marah dan berteriak-teriak viral di media sosial.

Istimewa/Tribun Batam
Mantan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah mengamuk di Pasar Bintan Center, Kilometer 9, Kota Tanjungpinang saat sedang belanja. 

"Nah, untuk Pasar Bintan Center, kita tutup sementara untuk disemprot dengan cairan disinfektan," ungkap Rahma.

Selain itu, sayur-sayuran dan tempe yang dimiliki oleh pedagang yang berstatus positif Covid-19, akan dibuang setelah lapaknya jualannya disemprot.

Para pedagang yang sudah membeli sayuran-sayuran dan bahan makanan dari pedagang yang berstatus positif Covid-19, diminta untuk mengembalikan barang-barang tersebut.

"Para pedagang dan pembeli yang positif Covid-19 akan diminta menjalani karantina mandiri," tegas Wali Kota Tanjungpinang.

Sebelumnya, Rahma memang diketahui turun langsung ke lokasi Pasar Bintan Center untuk memantau tes antigen, Sabtu (3/7/2021) pagi.

Tes yang berlangsung mendadak itu bertujuan untuk mencari tahu warga yang berstatus positif Covid-19 namun masih berkeliaran di tempat umum.

Skema tes itu sempat menuai protes dari mantan Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah.

Dari pantauan TRIBUNBATAM.id, Lis Darmansyah dan Rahma sama-sama berada di Pasar Bintan Center pada saat bersamaan.

Namun, Lis Darmansyah berada di areal parkir pasar ketika mengajukan protes.

Sedangkan Rahma berada di dalam pasar untuk memberikan pengertian kepada pedagang. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Baca berita Viral lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul REAKSI Walikota Tanjungpinang Saat Lis Darmansyah Protes Kebijakannya di Pasar Bintan Centre

Sumber: Tribun Batam
Tags:
Kepulauan RiauCovid-19fakta viralViral VideoTanjungpinangLis Darmansyah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved