Euro 2020
Pencapaian Ukraina di Euro 2020 Terancam Dihentikan Inggris, Andriy Shevchenko: Kami Tidak Takut
Ukraina sedang berusaha menambah capaiannya untuk membuat negaranya bangga, dan Inggris kini menjadi ancaman untuk hal itu.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Ukraina baru bisa menambah keunggulan setelah Swedia bermain dengan 10 orang di menit ke 99, dan Ukraina baru menambah angka di menit-menit akhir pertandingan waktu tambahan.
Sedangkan, kemenangan Inggris atas Jerman memperlihatkan bahwa skuad Inggris sedang menajam.
Dengan permainan bagus di lini depan mereka dan kapten tim mereka, Harry Kane yang berhasil mencetak gol kedua membuat rasa percaya diri mereka meningkat.
Di pertandingan itu, Inggris juga masih bisa mempertahankan gawangnya dari kemasukan gol dari empat pertandingan di Euro 2020.
Sheva tahu betul akan hal itu, dia tidak takut, skuad Ukraina tidak takut, justru hal itu disebut akan menjadi motivasi untuk skuad Ukraina.
“Itu seharusnya memotivasi kami karena segala sesuatu mungkin terjadi dalam sepak bola seperti dalam kehidupan dan kami akan bermain sepenuh hati untuk membuat penggemar kami lebih banyak bersorak,” kata Sheva.
Baca juga: Jarang Tampil Bersama Inggris di EURO 2020, Jadon Sancho Sepakat Gabung Manchester United
Baca juga: Statistik 5 Pemain Kandidat Top Skor Euro 2020, Ronaldo Terdepan, Schick dan Lukaku Mengancam
Inggris benar-benar sedang menikmati kemenangan mereka.
Pertandingan yang sempat dianggap kutukan untuk Inggris.
Timnas Inggris sudah terbiasa menerima hasil kalah dari Jerman di fase gugur turnamen Internasional.
Kemenangan yang membuat seluruh Wembley bersorak 'Its Coming Home' sebuah anthem yang mengisyaratkan bahwa kemenangan semakin dekat.
Tetapi pelatih timnas Inggris Gareth Southgate ingin mendapat lebih dari sekedar kemenangan melawan Jerman.
Southgate sadar betuh bahwa kemenangan masih jauh dan mereka harus memenangkan perempat final melawan Ukraina.
Pulang di perempat final akan membuat kemenangan melawan Jerman bukanlah sebuah prestasi yang memukau.
Seperti lawan-lawan sebelumnya, Southgate tidak ingin meremehkan Ukraina meski mereka keluar dari fase grup dengan peringkat terendah dari peringkat ketiga yang lolos ke babak 16 besar.
“Sebenarnya saya tidak perlu mengatakannya, ketika kami tiba di ruang ganti, kami sudah membicarakan tentang hari Sabtu,” kata bos Inggris itu.