Euro 2020
Dosa Besar Joachim Loew di Laga Terakhir Bersama Jerman, Jadi Penyebab Tersingkirnya dari EURO 2020
Timnas Jerman harus tersingkir lebih cepat dari ajang Piala Eropa atau EURO 2020.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Sane bertukar tempat dengan Robin Gosens.
Terakhir, Jamal Musiala masuk pada masa injury time setelah Thomas Mueller ditarik keluar.
Masalah pergantian pemain bukan satu-satunya bahan kritik untuk Loew dari Ballack.
Ballack juga menyebut Jerman gagal memanfaatkan kelemahan Inggris.
“Penampilan Jerman tanpa energi. Sejak babak pertama mereka tidak bisa menemukan solusi di lapangan dan menarik diri,” ujar Ballack.
“Jerman membuat segalanya terlalu mudah untuk Inggris dan tidak memanfaatkan kelemahan lawan,” tutur Ballack lagi.
Baca juga: Atalanta Patut Berbangga, 5 Pemainnya Bersinar di EURO 2020, Samai Rekor Real Madrid dan Barcelona
Mantan rekan setim Ballack di timnas Jerman, Fredi Bobic, juga tak ketinggalan mengeluarkan kritik.
Eks penyerang yang kini menjadi Direktur Olahraga Hertha Berlin itu tak segan menilai Jerman memang pantas kalah.
“Jerman sangat layak tersisih. Mereka tampil tanpa punya keberanian di lini depan, bahkan tak menciptakan satu pun peluang setelah tertinggal 0-1,” kata Bobic.
“Sangat disayangkan para pemain gagal memanfaatkan kesempatan pada pertandingan melawan Inggris,” ucap Bobic melanjutkan.
Catatan dari WhoScored menunjukkan penguasaan bola lebih didominasi timnas Jerman dengan persentase 53,1 persen.
Namun, Harry Kane dkk lebih efektif di depan gawang lawan.
Peluang timnas Inggris pada sepanjang laga berjumlah lima dengan empat tembakan yang tepat sasaran.
Sementara itu, pada periode yang sama, timnas Jerman membuat delapan percobaan dengan hanya tiga tembakan yang tepat sasaran. (BolaSport.com)
Berita terkait Euro 2021
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul EURO 2020 - Lakoni Laga Terakhir Bersama Jerman, Ini Dosa Terbesar Joachim Loew yang Bikin Timnya Pantas Kalah