Viral Medsos
Fakta Viral Video Wanita Kejang-kejang setelah Divaksin, Dokter yang Tangani Ungkap Dugaan Penyakit
Dokter menduga, N mengalami gejala DBD dan curiga mengalami infeksi pada paru.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Atri Wahyu Mukti
“Nah terkait adanya keluhan tangan sampai keram atau kaku yang dialami pasien berinisial N, sejauh ini kami belum pernah mendapat laporan gejala serupa dari Komnas KIPI RI,” tegas David.
“Jadi, bercermin dari kejadian keram tangan yang dialami pasien berinisial N, berdasarkan laporan dari Komnas KIPI RI, kami berpendapat, bahwa kejadian tersebut belum dapat dikatakan pasti karena efek samping dari vaksin Covid-19.”
Lanjut, David menjelaskan, efek dari vaksin umumnya tidak memiliki rentang waktu lama dari waktu usai yang bersangkutan menjalani vaksinasi.
Karena itu, sesuai aturan baku dalam vaksinasi Covid-19 sekarang ini, setiap peserta diminta menunggu 30 menit untuk menjalani observasi, supaya tim medis bisa melihat apa kejadian ikutan atau efek yang timbul usai divaksin.
Lebih lanjut, David juga menjelaskan manfaat dari vaksinasi Covid-19 tersebut.
Dirinya menegaskan, vaksinasi Covid-19 sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh masyarakat.
Jika ada yang sudah dua kali menjalani vaksinasi, kemudian terpapar Covid-19, maka yang bersangkutan cenderung mengalami gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan yang belum mendapat vaksinasi.
“Terciptanya kekebalan tubuh kita usai divaksin, membuat pasien yang terpapar virus Corona lebih mudah ditangani dan tentu saja lebih cepat sembuh,” tutupnya.
Kondisi N Membaik
Pada saat pulang dari rumah sakit, David memastikan kondisi N dalam keadaan baik.
Hanya suhu tubuhnya yang sedikit diatas normal.
"Kan pada waktu datang tangannya keram, tetapi ketika pulang sudah tidak ada lagi," kata David.
"Bisa duduk, ngomong, ketawa dan bicara."
"Sehingga secara umum pasiennya pulang dalam kondisi yang cukup baik."
Viral di Medos