Virus Corona
Dicecar Najwa Percaya Covid atau Tidak, Bupati Banjarnegara Bantah Tuduh Dokter Covidkan Pasien
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono buka suara soal mengapa menyebut banyak penyakit ujung-ujungnya Covid-19.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Itu kan persepsi panjenengan (Anda)," katanya.
Kemudian Najwa menantang untuk diputarkan lagi video Budhi menjelaskan bahwa beragam penyakit ujung-ujungnya Covid-19.
Merespons pernyataan dari Najwa, Budhi hanya menjawab singkat.
"Monggo (silakan)," jawab Budhi.
Pada video yang viral, Budhi menyatakan siap untuk bertanggung jawab atas kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan syarat menerapkan protokol kesehatan.
Ia kemudian bercerita bagaimana saat ini segala penyakit ujung-ujungnya dinyatakan Covid-19.
Dalam video yang viral itu, Budhi juga meminta kepada warga agar melapor jika ada oknum yang menakut-nakuti soal Covid-19.
Berikut isi pidato lengkap Budhi dalam video yang viral.
"Pak Bupati bertanggung jawab sepenuhnya, untuk kegiatan pengajian, kegiatan olahraga, kesenian, monggo (silakan)," kata Budhi.
"Tapi ojo kelalen (jangan lupa) protokol kesehatan harus dijaga, harus."
"Menurut keyakinannya Pak Bupati, sing jenenge penyakit Covid iku, niku pilek nggih Covid, watuk ya Covid, kena gula darah ya Covid, bludrek ya Covid, kabeh dadi siji arahnya kopet (menurut keyakinannya Pak Bupati, yang namanya penyakit Covid itu, pilek ya Covid, batuk ya Covid, kena gula darah ya Covid, tekanan darah ya Covid, semua jadi satu arahnya Covid, -red)," papar Budhi.
Baca juga: Ditegur di Mata Najwa soal Masker Melorot, Begini Reaksi Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono
Alasan Bupati Banjarnegara Izinkan Warga Berkegiatan
Pada segmen sebelumnya, Budhi menerima pertanyaan dari Najwa Shihab mengapa sebagai bupati, Budhi justru mengizinkan acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
"Di saat angka sedang tinggi, tidak kah anjuran dari bupati sebaiknya meminta mengurangi aktivitas," kata Najwa.
"Bukan malah mempersilakan hajatan jalan terus," sambungnya.