Terkini Daerah
Selain Habisi Nyawa Teman, Pria Ini Bunuh Kakak lalu Kubur Jasad di Bawah Ubin, Kini Dituntut Mati
Terdakwa pembunuhan terhadap dua rang di Depok, Jawa Barat, Juwana, dituntut pidana mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Senin (21/6/2021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Terdakwa pembunuhan terhadap dua orang di Depok, Jawa Barat, Juwana, dituntut pidana mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Senin (21/6/2021).
Dilansir TribunWow.com, Juwana merupakan pelaku pembunuhan terhadap kakak dan rekannya dalam waktu dan tempat berbeda.
Pada November 2020 lalu, ia tega membunuh kakak kandungnya yang selama ini tinggal dengannya.
Setelah membunuh, Juwana menguburkan jasad kakaknya di bawah ubin kontrakan yang dihuninya.
Pembunuhan yang dilakukan Juwana berlanjut dan menyasar rekannya berinisial MS.
Baca juga: Ditemukan Tewas Tertembak di Mobil, Wartawan Ini Diduga Kenali Pelaku yang Membunuhnya
Baca juga: Hasil EURO 2020: Diwarnai 2 Gol Bunuh Diri, Jerman Unggul 2-1 atas Portugal, Live Streaming Mola TV
Kala itu, Juwana menguburkan jasad MS di belakang rumah kosong.
"Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, 1) menyatakan terdakwa Juwana alias Juwan bin Rustani bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 340 KUHP," ucap JPU Rozi Julianto, dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/6/2021).
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Juwana alias Juwan bin Rustani dengan pidana mati dengan perintah agar terdakwa tetap dalam tahanan."
Sementara itu, rekan Juwana yang membantu pembunuhan dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh JPU.
Hukuman mati dijatuhkan pada Juwana dengan sejumlah pertimbangan.
Di antaranya dikhawatirkan ia dapat mengganggu stabilitas keamanan dan memicu terjadinya kerusuhan antarmasyarakat, terutama keluarga korban dengan keluarga terdakwa.
Kronologi
Kasus pembunuhan sadis ini terungkap setelah pemilik kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Mouchtar, Sawangan Baru, Depok, Sukiswo (60), curiga melihat ubin belang.
Saat itu, mulanya Sukiswo diminta istrinya memerbaiki toilet rumah kontrakan yang rusak.
Namun saat itu perhatian Sukiswo tertuju pada ubin belang di rumah kontrakan miliknya.
"Tapi, setelah saya lihat, ada ubin lantai yang warnanya beda. Maka saya curiga dengan lantai itu," kata Sukiswo.
"Saya cek, saya pukul-pukul, memang kopong, sehingga saya putuskan untuk membongkarnya."
Baca juga: Ditemukan Tewas Tertembak di Mobil, Wartawan Ini Diduga Kenali Pelaku yang Membunuhnya
Baca juga: Kronologi 6 Oknum TNI Sekap, Bunuh lalu Sembunyikan Jasad Warga, Bermula dari Laporan Calon Mertua
Kecurigaan Sukiswo semakin bertambah setelah melihat semen di balik ubin tersebut.
"Tapi setelah kita lihat ada semen dan sampah semen yang tidak lengket dengan tanah, ini mencurigakan buat saya. Akhirnya saya lanjutkan gali lagi."
Karena penasaran, ia lantas menancapkan linggis pada semen tersebut.
Tak disangka, Sukiswo mencium bau busuk dan langsung melaporkannya ke Ketua RT.
"Baru setelah dilanjutkan menggali sedikit lagi, kelihatan ada seperti dengkul, tapi belum pasti, tapi kelihatannya seperti itu (dengkul)."
Warga sekitar pun langsung lapor polisi.
Tak butuh waktu lama bagi polisi menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
Polisi menangkap Juwana yang merupakan adik kandung korban.
Juwana mengaku membunuh kakaknya karena merasa kesal berkaitan dengan rencana pernikahannya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Pria yang Bunuh Kakaknya di Kontrakan di Depok Minta Maaf kepada Calon Istri, dan Adik yang Bunuh dan Kubur Kakaknya di Bawah Ubin Kontrakan di Depok Dituntut Mati