Euro 2020
Kabar EURO 2020: Diskors saat Melawan Belanda, Pencetak Gol Austria Tulis Permintaan Maaf
Dalam konferensi pers, Pelatih Timnas Austria Franco Foda telah menyatakan Arnautovic akan menjadi starter melawan Belanda.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pemain Timnas Austria Marko Arnautovic diskors untuk satu pertandingan Euro 2020 timnya melawan Belanda pada Kamis (17/6/2021).
Dia dinyatakan bersalah atas tindakannya melakukan selebrasi berlebihan ketika mencetak gol untuk Austria ketika melawan Makedonia Utara dipertandingan kedua grup C.
Dilansir dari Sports Mole, Arnautovic, yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua berhasil mencetak gol pada pada menit ke-89.
Mantan penyerang Stoke dan West Ham, yang kini bermain di China untuk Shanghai Port melakukan selebrasi yang terlihat emosional.
Kemudian dia tampak melontarkan komentar kepada pemain Makedonia Utara dan kemudian menoleh ke arah penonton.
Baca juga: Prediksi Skor Akhir Denmark Vs Belgia di EURO 2020, Iblis Merah Masuk ke Babak 16 Besar
Bahkan rekan satu timnya David Alaba yang melihat kejadian itu berinisiatif untuk menahannya dengan menutup mulutnya dengan tangan.
UEFA menunjuk seorang penyelidik etika dan disiplin pada Selasa (15/6/2021) dan mengkonfirmasinya satu hari kemudian dengan mengeluarkan larangan untuk bermain di satu pertandingan.
Perbuatan Artautovic dianggap UEFA sebagai penghinaan kepada pemain lawan.
"Menangguhkan pemain Timnas Austria, Marko Arnautovic, untuk (1) pertandingan kompetisi tim perwakilan UEFA berikutnya, karena menghina pemain lain," tulis laman UEFA.
Dikutip dari Sky Sports, beberapa laporan media mengatakan bahwa kemarahan pemain berusia 32 tahun itu juga ditujukan kepada pemain Makedonia Utara Egzon Bejtulai dan Ezgjan Alioski, yang memiliki akar Albania.
Baca juga: Berapa Hadiah yang Didapat Pemenang EURO 2020? Simak Rinciannya
Baca juga: Keinginan Jack Grealish Bisa Tampil Lawan Skotlandia di Laga Kedua Inggris di Grup D Euro 2020
Hal itu dianggap merupakan sentimen antara orang Serbia dan Albania yang memiliki konflik di masa lalu.
Kemudian, Artautovic membuat pernyataan tertulis di akun Instagramnya sebagai permohonan maaf dan dia juga membantah jika dirinya dianggap orang yang rasis.
"Ada beberapa kata panas kemarin dalam permainan, saya ingin minta maaf terutama kepada teman-teman saya dari Makedonia Utara dan Albania," ujarnya.
"Saya ingin mengatakan satu hal dengan sangat jelas, saya bukan seorang rasis, saya punya teman di hampir setiap negara dan saya mendukung keragaman, semua orang yang mengenal saya sadar akan hal itu," lanjutnya.
Pertandingan melawan Belanda sendiri merupakan pertandingan yang bisa dikatakan penting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/artaunovic.jpg)