Liga 1
Ismed Sofyan Komentari Positif Banyaknya Pemain Muda yang Dapat Promosi ke Persija Senior
Ismed Sofyan menyambut positif kebijakan manajemen Persija Jakarta yang merekrut pemain muda untuk menjadi pemain senior Macan Kemayoran.
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan menyambut baik keputusan manajemen dengan banyaknya pemain muda yang mendapatkan promosi.
Tak tanggung-tanggung para pemain muda mendapatkan promosi ke Persija senior, sebelumnya mereka bermain di tim akademi.
Ismed menyambut positif fenomena itu, semakin banyak pemain muda masa depan Persija Jakarta semakin cerah.
Baca juga: Angelo Dipastikan Pimpin Latihan Persija pada Pekan Depan, Bersamaan Kembalinya Pemain Timnas
Sebab Persija Jakarta tengah membutuhkan regenerasi pemain muda untuk menghadapi Liga 1 2021.
Sehingga kedepannya Persija Jakarta tidak ketergantungan dengan pemain senior.
“Menurut saya, keputusan tersebut sangat positif dan progresif. Apalagi mereka yang dipromosikan banyak berasal dari akademi milik Persija,” kata Ismed pada Selasa (15/6/2021) dilansir oleh laman resmi Persija.
Seperti pada Piala Menpora 2021, Persija Jakarta mendaftarkan 10 pemain mudanya.
Antara lain Nico Saputro, Braif Fatari, Cahya Supriadi, Muhammad Ferrari, Salman Alfarid, Reza Fauzan, Raka Cahyana Rizky, Dani Arta Samosir, Taufik Hidayat, dan Fajar Firdaus.
Dari 10 nama itu, 2 diantaranya bermain dengan mengesankan, yaitu Alfriyanto Nico Saputro dan Braif Fatari.
Dikutip dari Transfermarkt, Braif Fatari terhitung membela Persija Jakarta 4 kali pada Piala Menpora 2021 dan berhasil mencetak satu gol ke gawang lawan.
Sedangkan Alfriyanto Nico membela Persija Jakarta 7 kali di Piala Menpora 2021.
“Dengan mendaftarkan mereka ke Piala Menpora, artinya mereka punya pengalaman lebih jika nanti dimainkan di Liga 1. Menurut saya, Persija sudah di jalur yang benar dan tepat,” lanjut Ismed.
Sebagai pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan selalu memberikan wejangan pada juniornya.
Seperti memberikan pengalamannya selama membela Persija Jakarta dan bagaiman menghadapi tekanan saat bermain.
Baca juga: Jelang Liga 1 2021, Persija Jakarta Berencana Menggelar 3 Kali Uji Coba Pertandingan
“Bagaimana menghadapi tekanan, itu poin penting yang saya bicarakan kepada mereka,” pungkas Ismed.
Dikutip dari Transfermarkt berikut profil singkat Braif Fatari dan Alfriyanto Nico.
Profil Braif Fatari
Nama lengkap : Braif Fatari
Tanggal lahir : 9 April 2002
Tempat kelahiran : Manado
Usia : 19
Tinggi : 1,80 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Gelandang - Gelandang Serang
Kaki : Kanan
Agen pemain : Level Up Asia
Klub Saat Ini : Persija Jakarta
Bergabung : 29 Mei 2019
Kontrak berakhir : 31 Desember 2022
2th club : Persija Jakarta Youth
Bursa transfer : Rp 1,30 miliar
Profil singkat Alfriyanto Nico
Nama lengkap : Alfriyanto Nico Saputro
Tanggal lahir : 3 April 2003
Tempat kelahiran : Surakarta
Usia : 18
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Penyerang - Sayap Kanan
Kaki : Kanan
Klub Saat Ini : Persija Jakarta
Bergabung : 20 Agustus 2020
Kontrak berakhir : -
2th club : Persija Jakarta Youth (#51)
Bursa transfer : Rp 434 juta
Persija Gelar 3 Uji Coba Pertandingan
Mendekati bergulirnya Liga 1 2021 banyak tim mulai berbenah diri termasuk Persija Jakarta.
Demi mengangkat tropi juara Liga 1 2021, Persija Jakarta melakukan berbagai cara.
Satu di antara cara memenangkan kompetisi itu dengan mendatangkan Angelo Alessio ke Persija Jakarta.
Angelo merupakan mantan asisten pelatih Juventus pada masanya.
Sedangkan Sudirman digeser menjadi asisten pelatih Persija Jakarta.
Cara selanjutnya Persija Jakarta terus menggelar latihan untuk menilai kesiapan timnya.
Asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman menilai timnya membutuhkan tiga kali uji coba pertandingan sebelum menghadapi Liga 1 2021 mendatang.
Namun Persija Jakarta belum memutuskan tim mana yang akan diajak uji coba pertandingan.
Sudirman berharap Persija Jakarta nantinya akan melakoni uji coba pertandingan bersama klub Liga 1.
Pasalnya ketika Persija Jakarta menghadapi klub yang selevel, lebih mudah menilai kekurangan pemain saat di lapangan.
“Setidaknya kami membutuhkan sekitar tiga uji coba untuk mematangkan taktik permainan,” kata Sudirman dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.
Sebelumnya Persija Jakarta sudah menggelar uji coba pertandingan melawan tim akademi, dengan skor akhir 6-1.
Meskipun Persija Jakarta menang telak atas pertandingan itu, Sudirman mengaku belum puas.
Pasalnya terdapat beberapa pemain Persija Jakarta masih salah menempatkan posisi dalam bermain.
Untuk itu Persija Jakarta perlu mematangkan latihan taktik pemainnya.
“Masih ada pemain yang salah menempatkan posisi dalam permainan,” ujar Sudirman.
Sudirman ingin memperbaiki pressing pemain Persija Jakarta, yang dinilainya belum memuaskan.
Pressing adalah soal kendali ruang dan bagaimana membuat lawan kehilangan bola (tim kita merebut bola).
Ini soal mempersulit lawan dengan melakukan penempatan posisi yang tepat yang sekaligus menutup ruang gerak, ruang umpan, atau kesempatan menembak.
“Timing saat pressing itu juga harus dibenahi,” pungkasnya pada Senin (14/6/2021).
(TribunWow.com/Rido Rahmadani)
Berita terkait Liga 1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ismed-sofyan-depan-dan-riko-simanjuntak-termasuk-daftar-29-pemain-persija-jakarta-pada-musim-2019.jpg)