Breaking News:

Terkini Daerah

Pasutri Kerja Sama Bunuh Kontraktor di Kaltim, Istri Jadi Pelaku Utama, Begini Kata Polisi

Pasangan suami istri, SM (38) dan MS (35), kompak melakukan pembunuhan terhadap seorang kontraktor kelapa sawit di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur

TribunKaltim.com/Syifaul Mirfaqo
Barang Bukti yang berhasil diamankan Polres Kutim dalam kasus pembunuhan berencana oleh sepasang suami-istri di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pasangan suami istri, SM (38) dan MS (35), kompak melakukan pembunuhan terhadap seorang kontraktor kelapa sawit di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Dilansir TribunWow.com, keduanya bahkan juga telah merencakan aksi pembunuhan tersebut.

Aksi pasangan suami istri itu terbongkar dalam rekonstruksi yang digelas di Aular Polres Kaltim, Kamis (10/6/2021).

Dalam rekonstruksi itu, SM dan MS melakukan 19 adegan, mulai dari perencanaan pembunuhan hingga upaya penyembunyian barang korban.

Kegiatan rekonstruksi pembunuhan berencana yang diperagakan oleh pelaku pasangan suami-istri SM dan MS, di halaman Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Kamis (10/6/2021).
Kegiatan rekonstruksi pembunuhan berencana yang diperagakan oleh pelaku pasangan suami-istri SM dan MS, di halaman Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Kamis (10/6/2021). (TribunKaltim.com/Syifaul Mirfaqo)

Baca juga: Terbongkar Motif Anak Semata Wayang Bunuh Ayah secara Sadis, Tangan dan Kaki Korban Diikat Lakban

Baca juga: Terungkap Motif Suami Bunuh Istri di Kalteng, Pelaku Kesal Korban Selalu Rewel soal Penghasilan

Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko melalui Kanit Reskrim Polsek Sangkulirang Aiptu Roni Setyo Budi menyebut dari rekonstruksi terungkap istri lebih aktif membunuh ketimbang sang suami.

Bahkan, istrilah yang menggunakan pisau dapur untuk menghabisi nyawa korban.

"Dalam pemeriksaan kami, yang merencanakan ini istri. Lantaran yang istri merasa sakit hati terhadap korban," ucap Welly, dikutip dari TribunKaltim.com, Kamis (10/6/2021).

Setelah membunuh, kedua pelaku juga mengambil tas koban berisi uang Rp 77 juta dan selanjutnya dikubur.

Karena melakukan pembunuhan berencana, kedua pelaku terancam hukuman mati.

"Terhadap pelaku kita sangkakan pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati."

Halaman
123
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved