Tekini Daerah
Bayi yang Diduga Dicovidkan RSUD Pirngadi Meninggal, Keluarga Sempat Emosi Karena Hal Ini
Berita duka datang dari seorang bayi yang diduga dicovidkan RSUD Pirngadi kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Lailatun Niqmah
Padahal saat itu sang anak sangat memprihatinkan kondisinya.
Kekesalan kelurga ditambah saat mendapati dokter yang harusnya mengoperasi bayi malang tersebut ternyata tidak ditempat.
"Setelah dicek oleh keluarga pasien, ternyata dokter yang mengoperasi itu tidak datang-datang. Nah, itu persoalannya pertama," kata dia.
Permasalahan baru muncul ketika bayi tersebut sempat dinyatakan Covid-19 oleh petugas medis secara lisan.
Namun setelah dites swab ternyata bayi tersebut negatif Covid-19.
Setelah mengetahui hal tersebut, sontak keluarga langsung marah.
Pihaknya juga menyayangkan terhadap sikap rumah sakit yang dinilai tidak memiliki solusi terhadap bayi tersebut.
"Setelah tidak jadi operasi, pihak rumah sakit juga enggak ada solusi. Entah dirujuk ke rumah sakit lain pun tidak ada," ujarnya.
Bahkan saat mengunjungi bayi tersebut di ICU pada Selasa (8/6/2021), Rajudin sempat berkomunikasi dengan direktur RSUD Pirngadi Medan.
Diketahui, akhirnya keluarga meninggalkan RSUD Pirngadi.
"Saat ini keluarga sudah keluar dari RSUD Pirngadi dan mereka minta status medisnya tapi enggak dikasih."
"Padahal itu kan fungsinya kalau mau merujuk ke rumah sakit lain penting status medis terakhir biar bagus ditangani," sebutnya.
Tanggapan Humas RSUD Pirngadi Medan
Humas RSUD Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin membenarkan kasus bayi yang sengaja dicovidkan tersebut adalah tempatnya bekerja.
Dikutip dari Tribun Medan pada Rabu (9/6/2021) hanya saja Edison mengaku belum menerima kronologinya ketika diminta keterangan lebih lanjut.