Tekini Daerah
Kasus Melonjak, Pemakaman dengan Prokes Covid-19 di Kudus Antre, tiap Hari Ada Puluhan Jenazah
Kasus positif Covid-19 yang terus melonjak pascalebaran di Kudus, Jawa Tengah diikuti juga oleh meningkatnya jumlah pemakaman jenazah dengan prokes
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kasus positif Covid-19 yang terus melonjak pascalebaran di Kudus, Jawa Tengah diikuti juga oleh meningkatnya jumlah pemakaman jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Budi Waluyo menjelaskan intensitas pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19 diketahui mulai meningkat sejak 18 Mei 2021 atau beberapa hari usai lebaran.
"Biasanya satu dan maksimal dua jenazah, namun sejak tanggal 18 mulai 4 jenazah dan berturut turut hingga empat hari," ungkap Budi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/6/2021).
Beberapa hari ini jenazah yang dimakamkan bisa mencapai angka puluhan. BPBD sendiri mendapat bantuan penanganan pemakaman dari ormas islam NU dan Muhammadiyah.
Baca juga: Sebanyak 196 Nakes di Kudus Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia, Bupati: Jangan Kecapekan
Baca juga: Banyak Kebutuhan Besar dan Mendadak, Anies Ungkap Tantangan Urus Keuangan DKI saat Covid-19
"Kemarin 32 jenazah dimakamkan dalam sehari dari beberapa rumah sakit. 28 jenazah kami tangani dan sisanya ditangani dari pihak NU dan Muhammadiyah. Jumlah pemakaman prokes ini paling tinggi pasca-Lebaran," ucapnya.
Pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 memang membutuhkan waktu dan tenaga yang ekstra dibanding pemakaman pada umumnya.
Tingginya jumlah jenazah yang harus dimakamkan membuat pemakaman harus di lakukan bergiliran karena terbatasnya jumlah tim pemakaman.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Kabupaten Kudus berencana menambah jumlah petugas pemakaman Covid-19. Selain itu, tim BPBD Kudus juga akan menggagas pembentukan relawan pemakaman jenazah Covid-19 di tingkat desa.
"Jadi waiting list, karena setiap pemakaman jenazah dengan prokes Covid-19 butuh waktu satu jam. Sedangkan tim pemakaman jumlahnya 20 orang yang dibagi shift pagi dan malam. Setiap tim berjumlah 10 orang menangani satu pemakaman jenazah Covid-19," jelas Budi.
Dilansir TribunJateng.com, Pendamping Tim Pemulasaraan RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Saiful Annas menyebut, 32 orang yang meninggal dalam satu hari tersebut merupakan rekor terbanyak yang pernah tercatat di Kudus.
Senada dengan Budi Annas juga menyebut dalam sehari tenaga di Kudus hanya sanggup melayani 28 pemakaman jenazah positif Covid.
Baca juga: Kapan Sebaiknya Seseorang yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Disuntik Vaksin? Ini Penjelasan Ahli
Jumlah tenaga pemakaman di Kudus memang harus ditambah selama kasus positif terus melonjak.
Dia menyarankan agar membuat satuan tugas (satgas) yang khusus mengurusi pemakaman di tingkat desa.
Satgas Covid di tingkat desa sebenarnya sudah ada satgas yang mendapat pelatihan untuk memakamkan jenazah dengan protokol Covid.
Namun, kenyataan di lapangan masih ada satgas yang takut tertular Covid-19 saat prosesi pemakaman.
"Kemarin juga pemakaman katanya sudah siap, tapi waktu kami ke sana ternyata belum apa-apa. Padahal pemakaman satu jenazah minimal butuh waktu satu jam," jelasnya.
Padahal menurut Annas jenazah idealnya harus segera dimakamkan.
"Sudah disucikan tapi belum bisa dimakamkan. Keluarga yang ditinggalkan juga tambah sedih karena jenazah tidak segera dimakamkan," ucapnya.
Lonjakan kasus di Kudus memang menjadi perhatian karena meninggat sangat cepat mulai beberapa hari pascalebaran. Masyarakat Kudus juga dinilai mengabaikan prokes Covid-19.
Presiden Joko Widodo juga ikut memantau kasus ini, dia dalam rapat kabinet terbatas meminta laporan kasus yang terjadi di Jawa Tengah itu pada anak buahnya.
"Khususnya beliau (Jokowi) juga mempertanyakan, meminta laporan yang ada di Jawa Tengah yaitu Kudus," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin, (31/5/2021). (TribunWow.com/Afzal Nur Iman)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Waiting List Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Kudus, Sehari Ada Puluhan Orang Dimakamkan dan Tribunnews.com dengan judul Cetak Rekor, Angka Kematian Akibat Corona di Kudus Tembus 32 Orang Sehari