Breaking News:

Terkini Daerah

Buat Korban seperti Tewas Gantung Diri, 2 Wanita Pembunuh Ini Gasak Harta Rp 8 Juta lalu Beli HP 

Teka-teki penemuan jasad Portan Tumanggor (25) di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (27/5/2021), akhirnya terbongkar.

TribunMedan.com/Istimewa
AS (40) dan HT (45), pelaku pembunuhan Portan Tumanggor (25) di Nagori Tano Tingkir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (27/5/2021). Setelah membunuh, kedua pelaku membuat korban seolah-olah tewas gantung diri. 

TRIBUNWOW.COM - Teka-teki penemuan jasad Portan Tumanggor (25) di Nagori Tano Tingkir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (27/5/2021), akhirnya terbongkar.

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tergantung di pohon kopi.

Dilansir TribunWow.com, korban ternyata dibunuh dua wanita berinisial AS (40) dan HT (45).

Polisi saat menunjukkan lokasi penemuan jasad Portan Tumanggor di dekat pohon kopi, Kamis (27/5/2021). Korban dibunuh oleh dua wanita yang kesal tak dipinjami uang.
Polisi saat menunjukkan lokasi penemuan jasad Portan Tumanggor di dekat pohon kopi, Kamis (27/5/2021). Korban dibunuh oleh dua wanita yang kesal tak dipinjami uang. (TribunMedan.com/HO)

Baca juga: Sosok Satpam Pembunuh Wanita di Menteng, Pernah Jadi Jambret dan Sempat Niat Bunuh 4 Perempuan Lain

Baca juga: Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, 2 Wanita Ini Bunuh Seorang Ibu, Dibuat Seolah Bunuh Diri

Kedua pelaku diringkus di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

AS dan HT merupakan warga Huta Tinggir, kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun, Ipda Antonyus Hutahaean menyebut kedua wanita ini nekat menghabisi nyawa korban karena kesal tak dipinjami uang.

"Motifnya diduga karena sakit hati tidak dipinjami duit," ujar Antonyus, dikutip dari TribunMedan.com, Minggu (30/5/2021).

Antonyus menceritakan, kedua pelaku merampas dua cincin dan uang Rp 2,5 juta seusai membunuh korban.

Diperkirakan, kedua pelaku menggasak benda berharga dan uang dari tas korban senilai Rp 8 juta.

Setelah menggasak harta korban, uang tersebut digunakan kedua pelaku untuk membeli ponsel.

AS dan HT lantas melarikan diri ke Kota Medan.

"Dari hasil penyelidikan sementara, jadi korban ini kan tinggal di ladang karena rumahnya ambruk. Dia ini rajin bekerja," jelas Antonyus.

Kedua pelaku berupaya mengelabui petugas dengan membuat korban seolah-olah tewas gantung diri.

Pasalnya, setelah membunuh, keduanya mengaitkan kain panjang ke leher korban dan pohon kopi.

Baca juga: Bukan Bunuh Diri, Keluarga Bongkar Dugaan Penyebab Calon Pengantin Tewas Lompat dari Lantai 7 Hotel

Baca juga: Terbongkar Motif Sekuriti Bank Bunuh Wanita Tanpa Busana di Hotel, Diduga Sempat Berhubungan Badan

Kronologi Penemuan Mayat

Halaman
12
Tags:
Kasus PembunuhanPembunuhanGantung DiriPerampokanSimalungunSumatera Utara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved