Euro 2020
Persaingan Grup Neraka EURO 2020, Perkumpulan Pemain Bintang: Ronaldo, Mbappe hingga Timo Werner
Persaingan grup E EURO 2020 dipastikan menjadi yang paling banyak dinantikan dengan dihuni oleh Portugal, Prancis, Jerman dan Hungaria.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Persaingan grup E EURO 2020 dipastikan menjadi yang paling banyak dinantikan.
Dengan dihuni oleh Portugal, Prancis, Jerman dan Hungaria, membuat grup E layak disebut sebagai grup neraka di EURO 2020 kali ini.
Prancis sendiri merupakan sang jawara Piala Dunia 2018 lalu.
Sedangkan Portugal adalah juara bertahan EURO 2016.

Baca juga: Para Pemain Muda yang akan Bersinar di EURO 2020, Wonderkid Barcelona hingga Manchester City
Baca juga: Tak Hanya Sergio Ramos dan Virgil van Dijk, Ini Deretan Pemain Top Eropa yang Absen di EURO 2020
Pertandingan awal grup tersebut dibuka dengan perjumpaan Hungaria dan Portugal pada Selasa 15 Juni pukul 23.00 WIB di Puskas Arena, Budapest.
Timnas Hungaria menjadi tim yang paling tidak diunggulkan dalam grup ini.
Mereka lolos melalui jalur play-off dan menjadi salah satu di antara 4 tim yang lolos terakhir ke gelaran Euro 2020.
Walau begitu, status non-unggulan Hungaria bisa jadi membuat mereka tampil tanpa beban di ajang ini.
Dilatih oleh legenda Italia Marco Rossi, Hungaria bakal dipimpin oleh dua bintangnya yakni Willi Orban dan Dominik Szoboszlai.
Sementara itu, Portugal datang ke Euro 2020 sebagai juara bertahan.
Cristiano Ronaldo yang sudah berumur 36 tahun akan memimpin skuad penuh bakat Seleccao das Quinas.
Di lini serang saja selain Ronaldo ada 7 pemain lain yang tersedia di antaranya Bernardo Silva, Diogo Jota, Joao Felix dan Andre Silva.
Pelatih Fernando Santos menargetkan timnya untuk juara lagi dalam Euro 2020 ini.
Baca juga: Dikabarkan Bakal Pensiun Dini dari Real Madrid, Gareth Bale: Akan Saya Putuskan setelah Euro 2020
Baca juga: Striker Real Madrid Benzema Tak Sabar Berduet dengan Kylian Mbappe di Timnas Prancis pada EURO 2020
"Kami adalah juara Eropa dan menjadi kandidat lagi untuk memenangi trofi. Kami akan datang ke turnamen ini dengan target tersebut," ujar Santos.
"Saya menaruh kepercayaan diri yang tinggi kepada para pemain ini. Tidak mudah menyeleksi tim yang kami punya."