Euro 2020
Jadi Aset Berharga Timnas Inggris di EURO 2020, Kondisi Harry Kane akan Dijaga oleh Gareth Southgate
Penyerang ganas Tottenham Hotspur, Harry Kane dipastikan akan tetap menjadi andalan di lini depan Timnas Inggris dalam gelaran EURO 2020.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Penyerang ganas Tottenham Hotspur, Harry Kane dipastikan akan tetap menjadi andalan di lini depan Timnas Inggris dalam gelaran EURO 2020.
Meski gagal memberikan trofi untuk Tottenham, Harry Kane tetap memberikan kontribusi besar berupa sumbangan gol kepada The Lilywhites dan menjadi top skor di Liga Inggris.
Ketajaman Harry Kane tetunya sangat dibutuhkan untuk membantu Timnas Inggris di EURO 2020.

Baca juga: Dua Misi Besar Timnas Prancis di EURO 2020 dan Menanti Magis Striker Real Madrid Karim Benzema
Baca juga: Harus Susutkan Skuad Timnas Inggris untuk EURO 2020, Gareth Southgate Disebut Pusing oleh Phil Foden
Tak ingin aset berharnya kelalahan, pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, sedang menyusun strategi untuk memastikan kondisi kebugaran Harry Kane tidak bermasalah.
Kane sebelumnya menjadi tumpuan lini depan The Three Lions pada Piala Dunia 2018.
Hasilnya, Kane mencetak enam gol mulai dari fase grup hingga babak 16 Besar.
Hanya saja pemain berusia 27 tahun tersebut gagal menjebol gawang lawan dari perempat final hingga semifinal.
Kane mengalami keletihan akibat menjalani turnamen Piala Dunia setelah melewati musim yang panjang bersama klubnya, Tottenham Hotspur.
Gareth Southgate optimistis timnas Inggris saat ini sudah punya kedalaman skuad yang cukup di lini depan untuk memastikan Kane bukan satu-satunya yang memikul beban tim.
Dengan demikian, Kane bisa menghindari kelelahan.
Baca juga: Bergelut dengan Cedera, Harry Maguire Dituntut Pulih untuk Bisa Gabung Timnas Inggris di EURO 2020
Baca juga: Satu Hal yang Buat Marcus Rashford Yakin dan Optimis Tatap EURO 2020 Bersama Timnas Inggris
“Kami sudah belajar banyak dari pengalaman di Piala Dunia 2018 di Rusia soal melewati tujuh pertandingan,” ujar Southgate, dikutip BolaSport.com dari London Evening Standard.
“Sebab, memang tidak ada buku panduan yang menunjukkan bahwa faktor kelelahan pemain patut dipertimbangkan.”
“Inggris punya kedalaman skuad, tetapi ada beberapa posisi yang tak punya banyak alternatif pelapis. Di Piala Dunia, kami menghadapi perpanjangan waktu kontra Kolombia dan pertandingan intens versus Swedia di perempat final.”
“Dari dua pertandingan itu Inggris belajar banyak. Hanya saja kami juga tahu bahwa aspek ketahanan dan intensitas fisik adalah area yang harus kami perhatikan agar Inggris menjalani Piala Eropa dengan bagus dan sukses,” ucap Southgate lagi.
Di sisi lain, Southgate tak meragukan komitmen Kane untuk Inggris kendati masa depan di Tottenham Hotspur masih tak menemui titik terang.