Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Yulius Panon Pratomo, Komposer Musik Gereja yang Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Inilah sosok Yulius Panon Pratomo (43), komposer sekaligus pencipta lagu rohani yang ditemukan tak bernyawa di Bengawan Solo.

Wartakotalive.com
Komposer musik gereja Yulius Panon Pratomo ditemukan tak bernyawa di Sungai Bengawan Solo, Dukuh Kembangan, Sidodadi, Masaran, Sragen, Jawa Tengah, Senin (24/5/2021) siang. 

TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Yulius Panon Pratomo (43), komposer sekaligus pencipta lagu rohani yang ditemukan tak bernyawa di Bengawan Solo.

Dilansir Tribun Solo, seniman religi asal Yogjakarta itu ditemukan tewas di Bengawan Solo di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (24/5/2021).

Kini jenazahnya masih diotopsi di RSUD Dr Moewardi Solo, setelah diinapkan semalam di kamar jenazah RS RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Yulius Panon Pratomo saat menggelar konser virtual untaian doa bagi arwah orang beriman pada (6/11/2020).
Yulius Panon Pratomo saat menggelar konser virtual untaian doa bagi arwah orang beriman pada (6/11/2020). (Instagram @yuliuspanonpratomo)

Baca juga: Pesan Terakhir Komposer Musik Gereja sebelum Ditemukan Tewas di Bengawan Solo: Aku Dikremasi Aja

Di balik teka-teki kematian sang komposer lagu gereja itu, seperti apa sosoknya?

Manajer Sanggar Nafsigira, Antonia Filicia Esa Rindi mengungkapanya ada kebiasaan founder Nafsigira itu yang cukup unik.

Ya, Yulius Panon biasanya membutuhkan tempat untuk menenangkan diri saat ingin mengerjakan atau mencari inspirasi dalam membuat karya-karyanya.

"Bisanya mencari tempat untuk menyendiri," tuturnya kepada TribunSolo.com, Senin (24/5/2021).

Ia menambahkan kebiasaan menyendiri biasanya diketuai olehnya selaku manager.

"Kalau pergi pasti ngabari, nanti kita kirimkan makan atau barang yang ia butuhkan," jelasnya.

Selain kebiasaannya menyendiri, Yulius memiliki kebisaan bisa tidur secara cepat.

"Beliau cepat tidur, sempat kita perkiraan kalau ia ketiduran di suatu tempat saat hilangnya," jelasnya.

Akan tetapi setelah di cari selama 1x24 jam belum ada kabar sehingga kabar lain menyesakkan penemuan mayat di Bengawan Solo.

"Kalau tidur enggak mungkin, kita sudah mencarinya sampai sekarang belum ada kabar," jelasnya.

Pihaknya mengaku sempat melaporkan kehilangan Yulius ke polisi, setelah mendapat surat kuasa dari istri Yulius Panon Pratomo, Elis.

"Surat kuasa baru saya dapatnya pihak keluarga untuk melaporkan ke pihak kepolisian," jelasnya.

Baca juga: Ditemukan Tewas di Bengawan Solo, Komposer Musik Gereja Menghilang saat Dini Hari dari Penginapan

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/4
Tags:
Yulius Panon PratomoSosokGerejaBengawan SoloTewasSragen
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved