Breaking News:

Terkini Daerah

Ridwan Kamil Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Pembangunan Menara Kujang, Nandang: Lebih Baik untuk UMKM

Pembangunan Menara Kujang menuai-pro Kontra, salah satu tokoh beranggapan anggaran pembangunan lebih baik dialhikan untuk UMKM

Tribun Jabar/ Hilman
Menara Kujang Sapasang senilai Rp 100 miliar di Jatigede, Sumedang, dianggap proyek mercusuar Ridwan Kamil 

TRIBUNWOW.COM - Koordinator Bidang Pendidikan dan Penelitian Anggaran pada Perkumpulan Inisiatif Nandang Suherman, mengkritik kebijakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

Dikutip dari Tribunnews.com pada Rabu (26/5/2021), Nandang mengkritisi Ridwan sebab menganggarkan Rp 100 miliar Bantuan Gubernur untuk pembangunan Menara Kujang di Bendungan Jatigede. 

Menurutnya, jika proyek tersebut dibuat sebagai upaya Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) uang tersebut lebih baik dialihkan untuk UMKM.

Baca juga: Batik Rancangannya Dipakai Member Super Junior, Ridwan Kamil: Terlihat Lebih Melokal dan Terjangkau

Nandang juga beranggapan bahwa proyek tersebut membutuhkan waktu yang sangat panjang dan hanya seperti angan-angan saja. 

"Berapa sih proyeksi perputaran ekonomi jika wisata itu terbangun? Berapa warga lokal yang terserap? Itu kan enggak ada. Jadi seperti hanya angan-angan," ucap Nandang

"Bisa juga untuk subsidi bahan pokok hingga subsidi menyangkut kebutuhan dasar warga yang terdampak kebijakan pandemi. Kemudian, bisa juga UMKM sebagai penggerak ekonomi mikro."

Menurutnya UMKM adalah penggerak perekonomian nasional saat krisis terjadi.

Pro Kontra

Pendapat kontra juga dilontarkan Aghnia Nurfitria (26) dan Maria Salim (30) seorang warga di Rancakalong, 

Dikutip dari Tribun Jabar pada Senin (24/5/2021)mereka menyampaikan anggaran segitu terlalu besar untuk melakukan pembangunan proyek tersebut. 

"Fungsinya apa coba? Kalau lagi pandemi Covid-19 seperti ini, lebih baik pikirin dulu rakyat," ujar Salim.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebutkan Upaya Palestina Dukung Indonesia Merdeka: Mengapa Kita Harus Bela Palestina

"Iya, terlalu besar karena sekarang masih pandemi Covid-19 tapi rencananya bagus juga sih karena jadi ada fasilitas dan bisa meningkatkan daya tarik wisatawan," ucap Aghnia.

Banyaknya pro dan kontra yang terjadi di masyarakat membuat Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir juga angkat bicara terkait pembangunan tersebut.

Menurutnya proyek pembangunan tersebut sudah lama dan dibicarakan, dan dana Rp 100 miliar bukan hanya untuk menara Kujang, tetapi untuk Jembatan dan Masjid sebagai fasilitas penunjang.

Dony juga menambahkan, penanganan Covid-19 akan tetap prioritas dan proyek menara tersebut tetap berjalan.

"Ini anggarannya kan dari provinsi. Saya yakin penanganan pandemi Covid-19 juga dialokasikan terus, banyak dan bahkan bisa triliunan juga, tetap prioritas ke Covid-19," ujar Dony dikutip dari Portal pada Selasa (25/5/2021). 

Dony mengatakan bahwa proyek tersebut sudah direncakan sejak tahun 2020 ketika Ridwan melakukan kunjungan ke Sumedang dan melihat ada potensi dari daerah tersebut.

"Karena kalau dikembangkan menjadi pariwisata, bakal mengembangkan ekonomi masyarakat Sumedang." Ucap Dony.

"Kemudian kalau sudah berkembang akan banyak menciptakan lapangan pekerjaan dan akan meningkatkan pendapatan masyarakat,"

(TRIBUNWOW.COM/Krisna)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved