Breaking News:

Prostitusi Online

Nasib AT Muncikari Prostitusi Online di Cilegon, Kini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Polres Cilegon, Banten mengamankan seorang muncikari berinisial AT alias Sel bersama 6 korbannya pada Rabu (26/5/2021).

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Lailatun Niqmah
Capture YouTube Kompas TV
Wanita paruh baya berinisial AT saat digiring ke Polres Cilegon, terkait tindak pidana perdagangan orang pada Rabu (26/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polres Cilegon, Banten mengamankan seorang wanita paruh baya yang menjadi muncikari, berinisial AT alias Sel pada Rabu (26/5/2021).

AT diciduk polisi  karena nekat menjajakan Pekerja Seks Komersial (PSK) di media sosial.

Kapolres Cilegon Sigit Haryono menuturkan, selain AT, 6 PSK juga ikut diamankan Polres CIlegon.

Kapolres Cilegon saat meberikan penjelasan kepada wartawan, terkait penangkapan AT mucikari prostisusi online yang melakukan tindakan perdagangan orang pada Rabu (26/5/2021).
Kapolres Cilegon saat meberikan penjelasan kepada wartawan, terkait penangkapan AT mucikari prostisusi online yang melakukan tindakan perdagangan orang pada Rabu (26/5/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Cerita PSK Online Asal Bandung Jajakan Diri di Subang, Sempat Dapat Pelanggan Tetangga dan Teman

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ada PSK berusia di bawah umur.

"Polres Cilegon mengamankan 1 pelaku dengan inisial AT alias Sel dan 6 korbannya. Jadi semua sudah dewasa bukan di bawah umur," ucap Sigit.

Di hadapan polisi, AT mengaku sudah 2 tahun menggeluti usaha prostisusi online ini.

Ia ketahuan anggota Polres Cilegon saat memasarkan PSK kepada laki-laki hidung belang di sosial medianya.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti. 

Berdasarkan penuturan Kapolres Cilegon, barang bukti yang ikut diamankan seperti uang tunai Rp 1 juta, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kendaraan bermotor beserta kuncinya.

"Kemudian dalam prosesnya kami mengamankan pelaku dan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 1 juta, handphone, kemudian kendaraan bermotor, STNK, dan kuncinya" kata Kapolres CIlegon dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (25/5/2021).

Sigit menambahkan, AT dijerat tindak pidana perdagangan manusia dan pasal yang menjeratnya adalah Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 21 tahun 2007.

Baca juga: Seusai Minum Pil Koplo, Pria Ini Rudapaksa dan Bunuh PSK, Lalu Bakar Korban di Kamar

"Pasal yang kita terapkan pada yang bersangkutan adalah Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 21 tahun 2007 terkait pemberantasan tindak pidana perdagangan orang," tuturnya.

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 21 Tahun 2017 tentang tindak pidana perdagangan orang Pasal 2 ayat 1, AT dapat dijerat paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan penjara. 

Atau tindak pidana denda paling sedikit Rp 120 juta dan maksimal denda Rp 600 juta.

Baca juga: Sosok Muncikari Kasus Prostitusi Apartemen Bogor yang Jajakan Wanita Muda, Ternyata Gadis 17 Tahun

Lihat videonya:

(TribunWow.com/Rido Rahmadani)

Berita terkait Prostitusi Online

Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved