Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Bidan Tewas Ditikam Suami, Ibu Korban Histeris Lihat Putrinya Sudah Tak Bisa Bersuara

Siti (70) histeris melihat TKP penuh dengan darah putrinya Imas Mulyani (40) yang terluka akibat ditikam oleh menantunya sendiri alias suami korban.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Orangtua bidan Imas, Siti Masitoh (kerudung merah) dan Mulyana (peci putih) menceritakan detik-detik, setelah anak mereka ditusuk di Cianjur, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Bidan bernama Imas Mulyani (40) tewas setelah ditikam oleh suaminya sendiri KJ (50).

Korban dibunuh ketika sedang melayani pasien di tempat praktiknya di Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (24/5/2021).

Ibu korban Siti Masitoh (70) sempat histeris melihat kondisi tempat kejadian perkara (TKP) yang dipenuhi oleh darah korban.

Suasana rumah Imas Mulyani, bidan di Cianjur yang tewas ditusuk suaminya saat sedang praktik. Penusukan itu terjadi saat korban tengah memeriksa pasien di Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.
Suasana rumah Imas Mulyani, bidan di Cianjur yang tewas ditusuk suaminya saat sedang praktik. Penusukan itu terjadi saat korban tengah memeriksa pasien di Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. (TribunJabar.id/Ferry AM)

Baca juga: Bidan Ditikam Suaminya saat Sedang Periksa Pasien, Pelaku Ngaku Tak Mau Bercerai dengan Korban

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Siti mengaku dirinya sempat menyentuh darah korban yang berceceran di TKP.

"Darahnya tidak bau amis," ujar Siti kepada Wakil Bupati Cianjur, TB Mulyana, saat datang dan melayat, Selasa (25/5/2021) pagi ini.

Siti bercerita, kala itu dirinya sempat melihat anaknya yang sudah sama sekali tak bisa bersuara ketika direbahkan di kursi.

Tak lama kemudian korban tak sadarkan diri akibat kehabisan darah lalu meninggal dunia.

Di sisi lain, ayah korban Mulyana (71) mencurigai pelaku sudah berencana membunuh Imas.

"Sepertinya sudah direncanakan oleh pelaku, mesin motornya juga tak dimatikan saat ia menyelinap masuk ke ruang praktik anak saya yang berada di samping," ujar Mulyana.

Sehari-hari Imas bertugas di Puskesmas Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Ia selalu berangkat sendiri memakai motor dengan menempuh perjalanan sekira 30-45 menit dari rumahnya.

Pada hari kejadian, korban diketahui sedang memeriksa seorang pasiennya.

Kala itu korban tengah bekerja di tempat praktiknya di Desa Mekarwangi.

Saat korban memeriksa pasien, tiba-tiba datang pelaku.

Pelaku datang membawa pisau langsung masuk ke ruang pemeriksaan tempat korban tengah bekerja.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
BidanSuamiIstriPembunuhanCianjurJawa Barat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved