Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Pembakaran Alquran yang Viral di Media Sosial, Pelaku Rupanya Mau Balas Dendam ke Mantan

Polisi Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus pelaku konten pembakaran Alquran yang tengah viral di media sosial.

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Lailatun Niqmah
Capture YouTube Tribun Jogja TV
Pria berinisial M saat ditangkap dikediamannya di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (24/5/2021) pukul 01.00 WIB. 

TRIBUNWOW.COM - Polisi Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus pelaku konten pembakaran Alquran yang tengah viral di media sosial.

Dilansir TribunWow.com, pelaku konten pembakaran Alquran yang viral di sosial media itu diringkus di rumahnya, di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (24/5/2021) pukul 01.00 WIB.

Fakta sebenarnya terkait pembakaran Alquran ini pun terungkap.

Proses penangkapan terduga pelaku pembakaran Al-Quran oleh Polisi dicapture dari akun Instagram @merekamjakarta pada Senin (24/5/2021). Polisi tangkap terduga pelaku penyebaran video pembakaran Al-Quran.
Proses penangkapan terduga pelaku pembakaran Al-Quran oleh Polisi dicapture dari akun Instagram @merekamjakarta pada Senin (24/5/2021). Polisi tangkap terduga pelaku penyebaran video pembakaran Al-Quran. (Capture akun Instagram @merekamjakarta)

Baca juga: Pengakuan Wanita Pelempar Alquran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Baca juga: Pelaku Pembakaran Alquran yang Viral Akhirnya Ditangkap, Ini Kata Polisi

Ternyata, pelaku sesungguhnya berbeda dengan pelaku yang diduga selama ini di media sosial.

Awalnya, seorang wanita berinisial F yang tinggal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diduga sebagai pelaku konten pembakaran Alquran tersebut.

Fakta yang ditemukan di lapangan, sosok asil pelaku ternyata seorang pria berinisial M.

M mengaku kepada polisi, ia merasa sakit hati terhadap F yang merupakan mantan pacarnya.

"Setelah kami telusuri, ternyata itu (Instagram) adalah digunakan oleh mantan teman laki-laki (pacar) dari wanita yang namanya digunakan untuk menyebarkan kebencian tersebut," ujar kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah, dikutip dari Kompas.com, Selasa (25/5/2021).

Di hadapan polisi M mengaku ingin membalaskan dendamnya terhadap F, karena diawali sakit hati terhadap si wanita.

"Didahului dari hubungan dekat dulu, kemudian muncul ketersinggungan akhirnya dengan maksud untuk membalas dendam atau membalas sakit hati," ungkapnya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved