Breaking News:

Terkini Internasional

Harga Bitcoin Terus Anjlok Diisukan Buntut dari Cuitan Elon Musk, Simak Saran Pengamat Aset Kripto

Setelah naik cukup tajam, dalam beberapa waktu terakhir harga aset kripto bitcoin terus menurun. Bagaimana saran pakar?

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Capture Kompas TV
Pengamat Aset Kripto Vinsensius Sitepu saat diwawancara secara virtual tentang aset kripto bitcoin, dicapture dari Youtube Kompas TV, Jumat (21/5/2021). Vinses menjelaskan soal penyebab harga bitcoin yang terus turun. 

TRIBUNWOW.COM - Harga aset kripto bitcoin terus menurun dalam beberapa waktu terakhir setelah sempat naik cukup tajam.

Banyak yang menganggap hal tersebut dikarenakan cuitan twitter bos Tesla Elon Musk.

Pasalnya, Elon Muskmengumumkan bahwa perusahaan mobil listriknya tidak lagi menerima transaksi dengan bitcoin dan POBC yang merupakan grup industri keuangan China memutuskan melarang perdagangan mata uang kripto.

Baca juga: Fakta Buron FBI Russ Medlin Tertangkap Setubuhi PSK Anak di Jakarta, Ternyata Penipu Bitcoin Rp 10 T

Kendati demikian, Vinsensius Sitepu yang merupakan Pengamat Aset Kripto menjelaskan bahwa hal tersebut bukan penyebab utama.

"Faktor utama memang secara pasar posisi harga mikro itu sudah mencapai puncak, jadi Elon cuma menegaskan," ujarnya dikutip TribunWow.com dari Kompas TV, Jumat (21/5/2021).

Vinsen menjelaskan bahwa harga harga bitcoin secara teknis sudah memasuki puncak pada tanggal 14 April 2021 lalu dan akan tergerus hingga akhir Mei nanti.

"Secara teknis sebenarnya sudah ada koreksi dan memang sudah diprediksi itu nilainya akan terus tergerus hingga akhir Mei nanti," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Vinsen ingin masyarakat lebih mengenal risiko berinvestasi pada aset kripto.

Setelah lebih mengenal aset kripto masyarakat diharap dapat menata risiko dan memperhatikan management money dalam bertransaksi.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Investasi Bitcoin

"Saya sampaikan yang namanya aset kripto bitcoin cs adalah aset yang sangat bersiko tinggi. Banyak volatile, jauh lebih volatile daripada pasar saham termasuk di valuta asing," tambahnya.

Saat ditanya apakah masyarakat sebaiknya menahan atau menjual asetnya, pengamat aset kripto tersebut menyampaikan sarannya berdasarkan analisis teknikal.

"Kalau saya pribadi saya sarankan silahkan tahan, kalau misalkan masih ada modal cukup kita masih bisa masuk lagi," ujarnya.

Dia juga memprediksi bahwa harga bitcoin akan terus tergerus hingga pertengahan tahun depan.

"Bahkan dikoreksi secara teknikal saya perhatikan ya sampai akhir tahun, kemudian nanti pergerakan river sale pembalikan itu mungkin di awal Juni, pekan pertama kemungkinan besar ya," kata Vinsen.

Baca juga: Sosok Russ Medlin Buronan FBI yang Ditangkap di Jakarta, Disebut Penipu Bitcoin Terbesar di Dunia

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved