Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Pemimpin Hamas Surati Presiden Jokowi terkait Serangan Israel: Kami Minta Anda Segera Bertindak

Serangan Israel yang tak kunjung berhenti di Palestina membuat Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Editor: Lailatun Niqmah
Instagram/@jokowi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat mengikuti ASEAN Leaders' Meeting, Sabtu (24/4/2021). Terbaru, Pemimpin Hamas menyurati Jokowi terkait serangan Israel terhadap Palestina, ia meminta agar Indonesia segera bertindak membantu mengakhiri serangan ini. 

"Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah merenggut ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” ujar Presiden.

Saat ini, kondisi Palestina menjadi satu isu global yang banyak menaruh perhatian dari sejumlah negara.

Jokowi menyampaikan, beberapa terakhir ini, ia menjalin komunikasI dengan beberapa pimpinan negara sahabat.

Seperti, presiden Turki hingga perdana menteri Malaysia.

"Dalam beberapa hari terakhir, saya berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, Perdana Menteri Singapura, Presiden Afganistan, Sultan Brunei Darussalam, dan Perdana Menteri Malaysia," ucapnya.

Pada pembicaraan tersebut, Jokowi membahas situasi terkini dari warga Palestina dan juga isu global lainnya.

"Kami berbicara tentang perkembangan global, termasuk tindak lanjut ASEAN Leaders’ Meeting, perkembangan di Afganistan, dan situasi yang sangat mencemaskan di Palestina,” jelasnya.

Baca juga: Detik-detik Pilot Israel Batalkan Serangan ke Gaza setelah Melihat Ada Anak-anak di Lokasi Target

Update Korban Serangan Udara di Gaza

Hingga Rabu (19/5/2021), jet tempur Israel terus menghantam Jalur Gaza.

Bangunan pemukiman hancur dan empat warga Palestina termasuk seorang jurnalis meninggal dunia.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Hamas meluncurkan lebih banyak roket ke wilayah Israel Selatan, namun tidak ada korban jiwa.

Berdasarkan laporan Al Jazeera pada Rabu, sedikitnya 219 termasuk 63 anak-anak Palestina meninggal dunia sejak awal penyerangan Israel pada 10 Mei lalu. 

Sekitar 1.500 warga Palestina menderita luka-luka.

Di sisi lain, 12 warga Israel tewas termasuk dua anak dan 300 orang terluka.

Di hari ke-10 krisis ini, seruan gencatan senjata antara Israel dan Hamas belum membuahkan hasil.

Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes
Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes "hari kemarahan" Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. (ABBAS MOMANI / AFP)
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
Konflik Palestina Vs IsraelIsraelPalestinaGazaHamasJokowi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved