Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Pejabat Hamas Harapkan Adanya Gencatan Senjata Gerilyawan Gaza dan Israel dalam 1 atau 2 Hari

Pejabat senior Hamas, Moussa Abu Marzouk berharap gerilyawan Gaza dan Israel bisa melakukan gencatan senjata karena serangan lintar perbatasan masih t

MAHMUD HAMS / AFP
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Pejabat senior Hamas, Moussa Abu Marzouk berharap gerilyawan Gaza dan Israel bisa melakukan gencatan senjata karena serangan lintas perbatasan masih terus berlanjut.

Namun demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pihaknya tetap bertekad untuk melanjutkan sampai ketenangan dan kemanaan bagi warganya pulih kembali.

Dikutip TribunWow.com dari BBC, ada lebih dari 100 serangan udara Israel terhadap Infrastruktur Hamas di Utara Gaza pada Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Pemimpin Hamas Surati Presiden Jokowi terkait Serangan Israel: Kami Minta Anda Segera Bertindak

Setelahnya, Militan Palestina membalas dengan tembakan roket ke sasaran Israel.

Sebagaimana diketahui, pertempuran di Gaza dimulai setelah berminggu-minggu meningkatnya ketegangan Israel-Palestina di Yerusalem Timur.

Puncaknya, terjadi bentrokan di situs suci yang dihormati oleh Muslim dan Yahudi, Masjid Al Aqsa.

Hamas yang mengontrol Gaza, mulai menembakkan roket setelah memperingatkan Israel untuk menarik diri dari situs suci tersebut hingga memicu serangan udara balasan.

Menurut Kementerian Kesehatan di Palestina, sejauh ini setidaknya 227 orang termasuk lebih dari 100 wanita dan anak-anak telah tewas di Gaza.

Sementara itu, Israel mengatakan setidaknya 150 militan termasuk di antara mereka yang tewas di Gaza.

Israel mengatakan sekitar 4.000 roket telah ditembakkan ke wilayahnya oleh militan di Gaza.

Di sisi lain, Hamas tidak memberikan angka korban jiwa bagi para pejuang.

"Saya pikir upaya yang sedang berlangsung terkait gencatan senjata akan berhasil," kata pejabat politik Hamas, Moussa Abu Marzouk, kepada TV al-Mayadeen Lebanon.

"Saya berharap gencatan senjata dicapai dalam satu atau dua hari, dan gencatan senjata akan berdasarkan kesepakatan bersama."

Baca juga: Benjamin Netanyahu Klaim Israel Berhasil Membuat Hamas Mundur Bertahun-tahun di Gaza

Tanggapan Moussa itu muncul ketika tekanan internasional meningkat pada Israel dan militan Palestina untuk segera mengakhiri konflik.

Seorang sumber keamanan Mesir mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kedua belah pihak pada prinsipnya telah menyetujui gencatan senjata setelah bantuan dari mediator, tetapi hingga kini negosiasi masih berlangsung.

Pada Rabu (19/5/2021), Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengadakan panggilan keempatnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sejak konflik dimulai.

"Presiden menyampaikan kepada perdana menteri bahwa dia mengharapkan penurunan yang signifikan hari ini dalam perjalanan menuju gencatan senjata," pernyataan yang dikeluarkan dari Gedung Putih Amerika.

(TribunWow.com/Atri WM)

Berita terkait Serangan Israel terhadap Palestina

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved