Breaking News:

Viral Medsos

Viral Sejumlah Pengendara Motor Keroyok dan Lempari Petugas Dishub Pakai Helm, Ini Penyebabnya

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terharap petugas dinas perhubungan (Dishub).

Editor: Lailatun Niqmah
Instagram/@dishubbekasikota
Seorang petugas Dishub Kota Bekasi dianiaya sejumlah orang yang tak terima akses U Turn di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga, ditutup sementara pada Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terharap petugas dinas perhubungan (Dishub).

Satu di antara pengunggah video viral tersebut ialah, @dishubbekasikota, Selasa (18/5/2021).

Dari rekaman video yang beredar, terlihat sekelompok orang yang diduga merupakan pengendara motor tampak mendatangi seorang petugas berseragam dinas perhubungan.

Baca juga: Fakta Viral Bocah Dicabuli Pria saat Salat di Masjid, Pelaku Tiba-tiba Masuk Saf Wanita

Mereka tampak menganiaya dan melempari petugas pakai helm.

Belakang petugas yang diserang berasal dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Penyerangan tersebut berlangsung di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga pada Selasa (18/5/2021) sekira pukul 17.40 WIB.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Kota Bekasi, Ikhwanudin mengatakan, korban merupakan anggotanya bernama Martin.

"Benar kejadian anggota kami yang sedang bertugas di Jalan Jenderal Ahmad Yani diserang sekelompok orang," kata Ikhwanudin saat dikonfirmasi.

Dishub Kota Bekasi memang mengatur arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk seperti pagi atau sore.

Salah satunya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepat di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga di mana ada akses u-turn yang ditutup sementara sehingga kendaraan tak bisa berputar balik.

Baca juga: Fakta Viral Video Ribuan Lalat Serbu Permukiman, Warga Ngeri: Apalagi Tamu, Bisa Muntah-muntah

"Jadi untuk kendaraan dari arah BCP tidak diperbolehkan untuk memutar balik," ucapnya.

Penutupan akses u-turn tersebut bertujuan agar arus lalu lintas lancar.

Saat itu Martin yang sedang bertugas, meminta setiap pengendara sepeda motor dari arah BCP menuju Stadion Patriot Chandrabaga berputar di kolong Fly Over Summarecon.

"Petugas Dishub pun melarang beberapa kendaraan roda dua agar kendaraan tersebut memutar balik di kolong Sumarecon," tambahnya.

Saat diminta berputar balik, sejumlah pengendara sepeda motor tidak terima.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Tags:
Kasus PengeroyokanPengeroyokanDinas Perhubungan (Dishub)Bekasi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved