Konflik Palestina Vs Israel
Benjamin Netanyahu Klaim Israel Berhasil Membuat Hamas Mundur Bertahun-tahun di Gaza
Di Tepi Barat, setidaknya tiga warga Palestina terbunuh dalam aksi protes yang berlangsung di Ramallah.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Sudah memasuki pekan kedua Israel memborbardir Palestina hingga menewaskan lebih dari 200 orang.
Di Tepi Barat, setidaknya tiga warga Palestina terbunuh dalam aksi protes yang berlangsung di Ramallah.
Meski begitu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tak akan mengakhiri konflik.
Benjamin Netanyahu malah mengeklaim, bahwa pasukannya berhasil membuat Hamas "mundur bertahun-tahun" di Gaza.
Baca juga: Paus Fransiskus Mengecam Tindakan Kekerasan yang Dilakukan Israel untuk Palestina
Baca juga: Sosok Ucok, Pembuat Video TikTok Hina Palestina Kini Menangis dan Minta Maaf: Sangat Menyesali
Upaya diplomatik yang dilakukan dunia untuk mendinginkan ketegangan di Jalur Gaza pun menemui hambatan.
Perancis, yang tengah mengajukan rancangan resolusi di Dewan Keamanan PBB, bersama Mesir menyerukan gencatan senjata.
Pada Selasa pagi (18/5/2021), Israel membuka perbatasan di Gaza supaya bantuan kemanusiaan bisa masuk.
Namun, perbatasan tersebut kembali ditutup setelah mereka mendapatkan hujan tembakan mortir dan roket.
Apa yang Dikatakan PM Israel?
Dilansir BBC, pemimpin dari Partai Likud itu menyatakan Hamas tengah "mereka pukul dengan sangat keras".
Netanyahu menegaskan operasi Guardian of the Walls akan terus berlanjut demi memulihkan ketenteraman warga Israel.
Berdasarkan kementerian kesehatan di Gaza, 215 orang terbunuh termasuk hampir 100 perempuan dan anak-anak.
Baca juga: Serangan Udara Israel di Jalur Gaza Tewaskan Komandan Militan Palestina Hussam Abu Harbeed
Sementara di Israel, dinas medis setempat mengemukakan 12 warganya terbunuh, termasuk dua orang anak.
Pada Selasa, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim 150 milisi termasuk dalam korban tewas di Gaza.
Apa yang Terjadi di Tepi Barat?
Warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur melakukan unjuk rasa memprotes aksi "Negeri Zionis" mengebom Gaza.
Baca juga: Kenapa Negara Arab Kini Banyak Diam dalam Konflik Israel-Palestina? Ini Kata Analis
Kawasan di dalam Israel yang mayoritas dihuni warga etnis Arab seperti Haifa juga menggelar demonstrasi.
Aksi protes tersebut berujung bentrokan.
Di Ramallah, polisi mengaku ditembaki sehingga terpaksa balas menembak.
Kementerian kesehatan setempat menyatakan, tiga warga tewas tertembak.
Satu orang di Hebron dilaporkan ditembak mati saat berusaha menyerang polisi.
Ketegangan juga terjadi di Gerbang Damaskus di Yerusalem, dengan kepolisian melakukan sejumlah penangkapan.(*)
Berita terkait Konflik Palestina Vs Israel lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PM Israel Klaim Mereka Berhasil Membuat Hamas "Mundur Bertahun-tahun" di Gaza