Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Kenapa Negara Arab Kini Banyak Diam dalam Konflik Israel-Palestina? Ini Kata Analis

Iran dituding telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan membantu mengembangkan senjata Hamas.

MAHMUD HAMS / AFP
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza mencapai kemajuan signifikan dalam teknologi persenjataan sehingga bisa menyerang Israel jauh lebih ke dalam, mencakup Tel Aviv, Lod, bahkan mendekati Yerusalem.

Analisis intelijen Barat pun meyakini ada pihak luar yang membantu Hamas mengembangkan persenjataan mereka.

Tudingan diarahkan ke Iran. Dilansir dari The Sun pada Sabtu (15/5/2021), pejabat intelijen Barat meyakini Iran telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan membantu mengembangkan senjata Hamas, kelompok militan Palestina.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan sebelum Gedung Al Jazeera Diledakkan, Minta Waktu 15 Menit pada Israel

Di mata Amerika, Israel dan sekutunya, Iran dianggap sebagai sponsor teror di Timur Tengah.

Berbagai sanksi dijatuhkan Paman Sam Cs kepada negeri Mullah tersebut.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan Arab Saudi, Qatar, UEA, dan sejumlah sekutu AS di kawasan tersebut. Di bidang militer misalnya, Amerika Serikat "memberikan" persenjataan kelas 1 kepada mereka. Mulai F-15 untuk Arab Saudi hingga jet tempur siluman F-35 kepada UEA.

Kembali ke Iran, bukan rahasia jika Iran jualah yang menjadi penyandang dana dan persenjataan milisi Hizbullah di Lebanon. Milisi yang kekuatannya jauh di atas Angkatan Bersenjata Lebanon.

"Bantuan Iran kepada kelompok milisi di Gaza telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam hal jangkauan, keakuaratan, serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan," kata ujar pejabat intelijen Barat yang tak bersedia disebut namanya, seperti dilaporkan kembali The Sun, Minggu (16/5/2021).

Dia yakin para pakar Hamas berkunjung secara rutin ke Iran dan mendapat pelatihan memproduksi dan mengoperasikan sistem persenjataan canggih. Kunjungan tersebut mencakup pemeriksaan fasilitas produksi roket milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Iran selama ini dikenal sebagai negara yang secara terbuka mendukung Palestina.

Meski secara ideologi memiliki perbedaan. Iran adalah negara dengan mayoritas umat Islam Syiah. Sementara penduduk Palestina merupakan muslim Sunni.

Baca juga: Israel Kecam Aksi Bella Hadid yang Bela Palestina, Unggah Potret sang Supermodel yang Turun ke Jalan

Daya Jangkau

Kelompok Hamas secara historis mengandalkan roket Qassam jarak pendek, yang memiliki jangkauan sekitar 6 mil (9,6 km) untuk menyerang Israel.

Namun dalam serangan ke Israel terbaru, Hamas telah menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 25 mil, serta roket M-75 dan J-80 dengan jangkauan yang lebih jauh, yaitu antara 50-60 mil (80,5 km - 96,5 km).

Komandan senior dari kelompok Hamas diyakini telah melakukan kunjungan rutin ke Iran, di mana mereka telah menjalani pelatihan dalam produksi dan pengoperasian sistem senjata canggih.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
IranIsraelPalestinaHamasKonflik Palestina Vs Israel
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved